SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Tidak hanya dari guguran lava dan kegempaan saja, kali ini awan panas juga teramati kembali muncul.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan awan panas guguran itu kembali tercatat pada Senin (31/1/2022) siang.
Awan panas guguran itu tepatnya muncul pada pukul 14.37 WIB. Saat itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 31 mm dan durasi 204 detik.
"Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 2.500 meter mengarah ke barat daya," kata Hanik dalam keterangan tertulisnya.
Dalam periode pengamatan terbaru atau tepatnya pada Senin (31/1/2022) pukul 12.00 WIB - 18.00 WIB juga tercatat sejumlah guguran lava. Teramati guguran lava sebanyak 2 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah kali Bebeng atau barat daya.
Sejumlah kegempaan juga terjadi dalam periode tersebut berasal yang paling banyak dari kegempaan guguran 37 kali, hybrid atau fase banyak 27 kali, hembusan 3 kali dan vulkanik dangkal 4 lali.
Diketahui sebelumnya, berdasarkan perkembangan terbaru, rekomendasi zona bahaya erupsi Merapi diperluas.
Saat ini, potensi bahaya erupsi gunung Merapi berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Sementara pada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Baca Juga: Update Merapi: Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 30 Lava Sepekan Terakhir
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman menyatakan zona bahaya erupsi gunung Merapi masih berada cukup aman dari permukiman warga.
Pernyataan itu dikemukakan Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan. Ia menjelaskan, pembaruan rekomendasi ini dilatarbelakangi adanya perubahan topografi lereng akibat aktivitas erupsi Merapi.
"Saat ini lereng Merapi sebelah Barat Daya tidak ada, semakin halus. Karena berkali-kali luncuran lava, lereng sebelah Barat Daya ini menjadi halus tidak ada lagi yang menghambat. Skenarionya adalah 6,3 km terjauh," ungkapnya, Jumat (27/1/2022).
Terkait rekomendasi terbaru BPPTKG, untuk wilayah Tunggularum, Kapanewon Turi setidaknya jaraknya 8,5 km.
"Tunggularum 8,5 km, jumlah KK 168, 617 jiwa. Itu masih di luar pemukiman masyarakat kita. Aman terkendali. Jadi tidak mempengaruhi skenario lama," ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap menyiapkan antisipasi, salah satunya menyiagakan semua barak. Demikian juga menyiapkan jalur evakuasi dan EWS..
Berita Terkait
-
Update Merapi: Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 30 Lava Sepekan Terakhir
-
Evaluasi Aktivitas Gunung Merapi, Badan Geologi Tambah Radius Bahaya di Sektor Barat Daya
-
Badan Geologi: Kubah Lava Gunung Merapi Tumbuh Hingga 10 Ribu Meter Kubik Per Hhari
-
Aktivitas Gunung Merapi, Awan Panas Guguran Meluncur ke Kali Bebeng
-
Kegempaan Masih Tinggi, Sepekan Terakhir Merapi Luncurkan 1 Kali Awan Panas dan 91 Lava
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026