SuaraJogja.id - Bus pariwisata yang berdimensi besar dilarang untuk melintas di Jalan Dlingo-Imogiri pada akhir pekan ini menyusul kecelakaan maut di Bukit Bego yang menewaskan 13 orang.
Kebijakan ini sebelumnya disampaikan oleh Polres Bantul guna mencegah terjadinya kecelakaan dialami bus pariwisata jenis Mercedes Benz berpelat nomor AD 1507 EH di Jalan Dlingo-Imogiri, Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri pada Minggu (6/2/2022) kemarin.
Dalam kecelakaan maut itu, total ada 47 penumpang asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Di mana 13 orang meninggal dunia, sementara 34 korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat yang saat ini masih dirawat di rumah sakit di Bumi Projotamansari.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengaku bahwa sebelum terjadi peristiwa mengenaskan ini, pihaknya telah melarang bus pariwisata ukuran besar melintas di Jalan Dlingo-Imogiri.
"Sebelum pandemi kami sudah koordinasi dengan Polres Bantul bahwa jalur Imogiri ke arah Mangunan ditutup untuk bus pariwisata besar. Bahkan sudah dipasang spanduk juga," papar Aris, Selasa (8/2/2022).
Namun, pada prakteknya baik petugas kepolisian maupun personel Dishub tidak bisa selalu mengawasi bus-bus wisata setiap hari libur. Itu karena keterbatasan jumlah personel untuk melakukan pengawasan.
"Karena keterbatasan personel kami tidak mungkin mengawasi dan menjaga (bus wisata) yang mau ke arah Mangunan pada setiap hari libur," terangnya.
Sehingga untuk saat ini sementara sifatnya hanya imbauan kepada bus-bus wisata ukuran besar agar mematuhi larangan tersebut.
"Jadi sekali lagi tidak mungkin petugas Dishub dan Polres Bantul tidak bisa stand by selama 24 jam karena keterbatasan jumlah personel. Maka akan dibuatkan imbauan-imbauan lagi (untuk bus wisata)," kata dia.
Jawatannya pun akan melakukan pembaruan terhadap rambu-rambu di sekitar Jalan Dlingo-Imogiri.
"Untuk rambu-rambu sebetulnya terus kami perbarui dan akan ada penambahan rambu-rambu yang diperlukan," imbuh dia.
Disinggung mengenai penggunaan shuttle untuk menuju ke objek-objek wisata di wilayah Mangunan, menurutnya, hal itu sebelumnya sudah pernah dibahas dengan camat serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Mangunan. Meskipun demikian, hingga kini wacana penggunaan shuttle belum terwujud.
"Kalau untuk shuttle agak panjang karena harus melibatkan pihak lain. Kami tidak mungkin menyediakan shuttle sendiri. Dulu pernah koordinasi dengan camat saat itu dan akan dikelola pokdarwis di wilayah Imogiri," katanya.
Sebelumnya, Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengakui bahwa pada akhir pekan intensitas kendaraan baik bus dan mobil pribadi sangat padat. Sehingga perlu ada larangan bagi bus untuk melintas di jalur tersebut.
"Ya (kepadatan) itu salah satunya. Kami tidak ingin nanti terulang lagi, jangan sampai terjadi untuk ketiga kalinya," kata dia saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (7/2/2022).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil