SuaraJogja.id - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian (Ditlantas) Polda DIY memastikan tetap memantau setiap wilayahnya pada momen mudik Lebaran tahun ini. Bukan hanya kawasan Malioboro di tengah kota saja tetapi juga di sisi barat khususnya di Kabupaten Kulon Progo.
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi menyebut memang Kulon Progo tidak memiliki tempat wisata yang cukup signifikan. Dalam artian jika dibandingkan seperti Gunungkidul, Bantul maupun Sleman.
"Kulon Progo teknis tidak ada tempat wisata yang signifikan seperti halnya Gunungkidul, Bantul dan Sleman tapi Kulon Progo kita punya bandara," kata Iwan saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/4/2022).
Berdasarkan informasi yang ia terima, sejauh ini semua maskapai penerbangan telah mengajukan penambahan flight kepada pemerintah untuk melayani keinginan mudik masyarakat. Mengingat memang keran mudik sudah dibuka secara luas oleh pemerintah.
Kondisi itu juga dirasakan oleh Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang berada di Kulon Progo. Hal tersebut akan berpengaruh pada datangnya lebih banyak orang yang melalui Bumi Binangun terlebih dahulu.
"Paparan dari Dinas Perhubungan Udara bahwa semua mengajukan extra flight untuk melayani (mudik). Artinya Kulon Progo juga menjadi destinasi yang akan orang turun berjalan dari sana ke Jogja atau ke selatan," ucapnya.
"Memang destinasi hanya Jakarta karena Jakarta itu hanya satu pintu yaitu di Cengkareng karena saat ini (bandara) Halim sedang perbaikan," sambungnya.
Belum lagi, ditambahkan Iwan, Bandara YIA di Kulon Progo itu juga akan diusulkan sebagai tempat pemberangkatan umroh. Sehingga antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Kulon Progo juga tetap perlu diperhatikan.
"Meskipun tidak menonjol seperti di tempat yang lainnya, Kulon Progo tetap kami perintahkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di bandara dan jalur selatan yang akan menggunakan masuk lewat pintu Kulon Progo," tegasnya.
Baca Juga: Ditlantas Polda DIY Pastikan Tidak Tutup Ruas Jalan Malioboro Saat Libur Lebaran
Diketahui sebelumnya, pergerakan masyarakat jelang Lebaran 2022 semakin terasa. Salah satunya bisa dilihat dari pengajuan penambahan jumlah penerbangan atau esktra flight di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan sejauh ini sudah tercatat ada 26 permohonan penambahan rute guna melayani masyarakat pada arus mudik dan balik nanti. Permohonan itu tercatat sudah pada tanggal 20 April 2022 kemarin.
"Iya jadi menyambut Lebaran memang ada ekstra flight. Sejauh ini tercatat di tempat kami ada permohonan 26 penambahan penerbangan," kata Pandu.
Disampaikan Pandu, ekstra flight tersebut diajukan oleh sejumlah maskapai mulai dari Lion Group, Citilink, Garuda, hingga Batik. Namun dari 26 ekstra flight itu 4 di antaranya adalah reguler atau memanfaatkan izin rute yang sudah ada.
Waktu operasional bandara pun turut ditambah. Jika biasanya pada pukul 07.00 hingga 18.00 WIB setiap harinya, maka saat ini jam operasional diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB.
Berita Terkait
-
34 Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang di Jogja Lengkap, Dijamin Gratis
-
Kendaraan Pribadi Diprediksi Masih Jadi Mode Transportasi Favorit Mudik Lebaran
-
YIA Dibanjiri Pemudik Jelang Lebaran, Kenaikan Penumpang Capai 126 Persen
-
Jalan Karangsewu-Congot Rusak Parah, Anggota DPRD Kulon Progo Minta Pemda DIY Segera Perbaiki
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia