Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Minggu, 26 Juni 2022 | 13:24 WIB
Nuning dan sapinya yang terkena PMK, kala dijumpai di kandang komunal, Rabu (22/6/2022). (kontributor/uli febriarni)

Mengetahui vaksin tahap pertama harus selesai 5 Juli 2022, pihaknya akan memobilisasi tenaga di Puskeswan, untuk mendukung kegiatan vaksinasi ternak.

Seorang petugas kesehatan hewan dari FKH UGM sedang mencatat kondisi ternak terkena PMK dan dalam masa pengobatan, di salah satu kandang ternak milik warga, Rabu (22/6/2022). (kontributor/uli febriarni)

"Ini bukan hanya tenaga medis yang dibutuhkan. Melainkan termasuk administrasi. Karena pencatatannya agak rumit, harus memasukkan ke sebuah aplikasi seperti PeduliLindungi dan di hari yang sama setelah vaksinasi langsung dimasukkan juga ke ishiknas," tambahnya.

Ada sekitar 30 hingga 40 orang vaksinator dan tenaga lain terkait untuk mendukung vaksinasi ternak. Bila nantinya jumlah tersebut kurang, maka DP3 akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi atau institusi lain terkait.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga: Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini, Ada Laga PSIS Semarang vs PSS Sleman

Load More