Ilustrasi Soto Ayam (Elements Envato)
- 5 cm lengkuas
Pelengkap:
- So'un
- Daun bawang, iris halus
Baca Juga: Bukan Pakai Sendok, Pria Ini Santap Soto Ayam dengan Cara Tak Terduga
- Seledri, iris halus
- Jeruk nipis
- Bawang merah goreng
- Bawang putih goreng
- Sambal
Baca Juga: Seharga Parkir Motor, Murah Meriahnya Sajian Soto Ayam Ini Bikin Publik Melongo
- Telur pindang (lihat resep)
Berita Terkait
-
10 Alasan Mengapa Roemah Kuliner Bisa Menjadi Favorit Penggemar Masakan Nusantara di Jakarta!
-
Mees Hilgers Bongkar Sosok Linda Cewek Manado Pembuat Soto Ayam hingga Bikin Jatuh Cinta dengan....
-
5 Menu Sahur Sehat Agar Tidak Lemas Selama Puasa Ramadhan, Simple Satset Dimasak!
-
Rute Soto Ayam Ambengan Pak Sadi "Asli", Kuliner Legendaris dengan Rasa Khas
-
Dapat Meningkatkan Imun, Ini 4 Manfaat Makan Ceker Ayam bagi Kesehatan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi