Perendaman hingga penjemuran di bawah terik sinar matahari itu yang cukup memakan waktu lama. Untuk memastikan sego oyek itu lembut.
"Kalau tradisional itu prosesnya ya cukup lama bikin beras oyek ini. Tapi sekarang sudah bisa dibeli juga di pasar tradisional, di Pasar Beringharjo ada. Jadi tinggal masaknya saja," ujarnya.
Sang istri yang juga ikut berjualan sego oyek di Pasar Kangen, Desi (47) menuturkan bahwa masak beras oyek sendiri cukup mudah. Saat disajikan pun bisa dengan pilihan lauk yang beraneka ragam sesuai selera.
Proses memasak pun cepat hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk memasak 1 kilogram beras oyek. Selain itu kelebihannya sego oyek juga tak mudah basi bisa bertahan 2-3 tiga hari.
Baca Juga: Rindu Makanan Jadul, Gelaran Pasar Kangen Diserbu Pengunjung
"Masaknya lebih mudah. Cuma dicuci ditiriskan terus langsung dikukus. Terus dibawah air kukusan atau dicampur dikasih pandan untuk mengurangi bau apeknya. Dimakan pakai parutan kelapa agak muda dan garam juga sudah enak. Tidak harus pakai lauk," papar Desi.
Namun khusus di Pasar Kangen ini, Desi menyajikan sego oyek dengan berbagai tambaham. Mulai dari urap, telur bacem, teri gundul, tempe garit, timun, kuah bacem, lempeng karak hingga sambal.
Pengunjung asal Solo, Listian (24) mengaku tertarik untuk menikmati sego oyek karena penasaran. Sebab ia sebelumnya tidak pernah menikmati makanan tradisional ini.
"Rasanya lebih enak ketimbang beras merah. Meskipun tekstur lebih keras daripada beras umumnya. Keras tapi kering tapi tetep nikmat sih," kata Listian.
Menurutnya sego oyek menjadi salah satu makanan tradisional yang harus dilestarikan. Selain itu juga dikenalkan kepada lebih banyak orang agar tak dilupakan begitu saja.
Baca Juga: Pasar Kangen Jogja 2022 Kembali Digelar di Taman Budaya Yogyakarta, Catat Tanggalnya
"Ini cuma ada satu di Pasar Kangen. Itu mungkin salah satu warisan yang dikangenin. Ini perlu dikenalkan ke generasi muda. Saya juga dapat informasi lebih banyak terkait makanan ini. Ternyata bisa buat diet," tandasnya.
Berita Terkait
-
5 Spot Berburu Takjil Murah dan Enak di Jogja, Ada yang Gratisan Juga!
-
Lezat dan Lumer! Ini 3 Rekomendasi Tempat Makan Cheesecake Enak di Jogja
-
Penikmat Manis Merapat! Ini 4 Cafe Dessert di Jogja yang Enak dan Aesthetic
-
Jelajah Rasa Betawi yang Asli: 6 Kuliner Wajib Coba di Setu Babakan
-
5 Rekomendasi Tempat Makan Seafood Enak dan Murah di Jogja, Bikin Nagih!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo