"Voli cuma sekadar hobi saja. Terus lihat-lihat video badminton juga karena sempat penasaran juga. Sempat ngefans juga sama Liliyana Natsir," tuturnya.
Dijagokan Tembus Paralimpiade 2024
Perjalanan Qonitah hingga sampai pada titik sekarang ini bukan tanpa rintangan. Ada perjuangan yang harus dilakukan putri asal Bumi Binangun tersebut hingga dapat menyabet medali emas di APG 2022 Solo kemarin.
Termasuk salah satunya, kata Qonitah, terkait dengan kendala latihan. Pasalnya jarak tempat latihan dan rumahnya yang cukup jauh dan memakan waktu.
Baca Juga: Indonesia Para Badminton International Vakum Selama 6 Tahun, Pelaksana Beberkan Kendalanya
"Jadi sebelum ikut di pelatnas untuk APG. Saya latihan dari rumah ke tempat latihan itu 1,5 jam dengan jarak 45 km. Rumah di Kulon Progo ke tempat latihan di Bantul," bebernya.
Namun perjuangannya itu dapat terbayar lunas setelah membawa pulang medali emas di APG 2022 itu. Belum lagi sekarang Qonitah telah mendapatkan klasifikasi untuk berlaga di ajang para badminton.
"Rasanya juga senang sih (dapat klasifikasi). Itu juga yang kita harapkan dari pertama. Soalnya dari fisik saya sendiri untuk main di full lapangan ada kesulitan juga, seperti langkah-langkah untuk mengejar bola," terangnya.
Ia berharap ke depan masih bisa tetap bergabung dengan pelatnas. Serta berkesempatan untuk mengikuti event yang lebih besar.
Terkait dengan diperhitungkan untuk maju ke Paralimpiade Paris 2024 mendatang, ia mengaku masih belum menunggu panggilan selanjutnya.
"Kalau untuk sekarang sih saya juga belum tahu karena masih menunggu panggilan dari NPC pusat, dari ketua NPC juga," ucapnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Para Badminton Internasional 2024: Tuan Rumah Hattrick Juara Umum
-
Indonesia Para Badminton International 2024: Leani Ratri Melaju ke Final
-
Yuni Kartika Puji Potensi Pemain Muda di Indonesia Para Badminton International 2024
-
Berlangsung di Solo, Indonesia Para Badminton International 2024 Naik Level 2
-
Membanggakan, Atlet Para Badminton Ciptakan All Indonesian Final
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo