Galih Priatmojo
Jum'at, 09 September 2022 | 19:23 WIB
Simbolis bantuan peminjaman sepeda gratis kepada 10 orang perwakilan mahasiswa UGM sekaligus dibarengi peresmian Pojok Bulaksumur, Jumat (9/9/2022)/(dok.ist. Bagian Humas dan Protokol UGM)

SuaraJogja.id - Universitas Gadjah Mada semakin mempererat hubungan dengan kalangan wartawan. Hal itu diwujudkan dengan diluncurkannya Pojok Bulaksumur oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Arie Sujito, di Selasar Tengah Gedung Pusat UGM. Jumat (9/9/2022).

Arie Sujito mengungkap, Pojok Bulaksumur dikemas dalam dialog santai menghadirkan gerobak angkringan dengan makanan khas, seperti nasi kucing, wedang jahe dan kudapan lain.

"Dengan konsep tersebut, serasa tidak ada jarak antara pimpinan UGM dengan media, baik yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) maupun Forum Wartawan Kampus Gadjah Mada (FORTAKGAMA)," terangnya. 

Pojok Bulaksumur menjadi media silaturahmi dan berbagi informasi antara UGM dengan wartawan, akan rutin dilaksanakan sekali dalam satu bulan.

Ia menambahkan, selama ini kerja sama antara UGM dengan wartawan sudah terjalin cukup baik. Beberapa kegiatan telah banyak dilaksanakan seperti Mancing Bareng, Liputan KKN, Pemberian Bantuan Sosial, dn lainnya. Sehingga, kerja sama yang terjalin bukan hanya dalam peliputan rutin yang terkait dengan Tridarma perguruan tinggi, namun juga menyangkut hal-hal sosial.

Harapannya, dengan Pojok Bulaksumur, maka jalinan kerja sama antara UGM dengan wartawan kian erat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Hudono menyambut baik kegiatan ini. Para wartawan juga cukup senang karena Pojok Bulaksumur dikemas secara informal dan santai.

“Saya rasa UGM sudah cukup baik selama ini menjalin kerja sama dengan wartawan,” kata dia.

Dalam launching Pojok Bulaksumur tersebut juga diserahkan secara simbolis bantuan peminjaman sepeda gratis kepada 10 orang perwakilan mahasiswa UGM dari 100 sepeda yang telah disiapkan. Selain itu, ada pula testimoni dari mahasiswa penerima beasiswa dari UGM.

Baca Juga: Banyak Koruptor Bebas Cepat, Pukat UGM: Hilang Sudah Efek Jera Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Kontributor : Uli Febriarni

Load More