Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 17 Januari 2023 | 12:53 WIB
Salah satu sisi Ndalem Mijosastran, cagar budaya yang akan direlokasi karena terdampak proyek tol Jogja-Bawen, saat disambangi, Selasa (19/7/2022). (kontributor/uli febriarni)


Selain itu, bila hujan turun, keberadaan tanah uruk baru di lingkungan proyek juga turut memberikan dampak kepada lingkungan mereka. Genangan air keruh masuk sampai pekarangan warga, belum lagi air yang meresap ke tanah kemudian membuat air sumur warga setempat menjadi keruh. 

Sebelum proyek berlangsung, tidak ada masalah seperti demikian di kediaman warga setempat. 
 


Pekik juga disinggung soal belum adanya pemberian kompensasi, kepada warga yang rumahnya rusak akibat pekerjaan proyek tersebut. 


"Padahal pernah dukuh dimintai data, kami juga sudah mendata. Tapi sekian lama belum ada realisasi, justru dapat kabar realisasi ditunda atau bagaimana itu," ujarnya. 

Baca Juga: Tol Jogja-Bawen Akan Beroperasi, Bupati Sleman Sebut Produk yang Masuk Rest Area akan Dikurasi


Dalam data yang ia miliki, ada sekitar 30 rumah terdampak pekerjaan lapangan di proyek tol Jogja-Bawen, di Pundong III. Rumah-rumah itu terhitung berada 50 meter tepi kanan-kiri lokasi proyek berjalan. 


Dampak-dampak yang terjadi, yang telah ia inventarisasi, belum dilaporkan oleh pihaknya ke pemrakarsa atau pelaksana proyek. Sejauh ini hanya langsung disampaikan kepada pekerja di lapangan. 


"Kalau ada getaran dan retakan baru, stop. Jangan dilanjut dulu pokoknya," terangnya. 

Pekik berharap pihak proyek bisa memenuhi janji mereka. Untuk memberikan kompensasi kepada warganya yang terdampak kerusakan bangunan, gangguan sosial, bahkan gangguan kesehatan akibat pekerjaan tol. 


"Karena ada janji, harapan warga ya direalisasi kompensasinya. Sampai saat ini belum ada kompensasi," ucapnya. 

Baca Juga: Tanah Kalurahan dan Sultan Ground Terdampak Tol Jogja-Bawen, Tidak Diganti Untung

Menanggapi adanya laporan keluhan tersebut di atas, Humas PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Danindra Ghuasmoro menyebut, pihaknya sedang berkoordinasi dan memantau lokasi pelaksanaan proyek bersama rekanan, PT Adhi Karya. 

Load More