SuaraJogja.id - Gugatan yang dilayangkan oleh konsumen Pasar Godean kepada Bupati Sleman dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, berakhir di meja mediasi.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Sleman, Anton Sujarwo mengatakan, meski berakhir di meja mediasi, ada beberapa hal yang masih perlu disikapi oleh Pemkab Sleman atas putusan itu.
"Yakni bagaimana yang di pasar transit bisa berjalan. Fasilitas yang ada tetap kami siapkan," kata dia, Kamis (9/2/2023).
"Pasar transit kan sementara, pada saatnya nanti pindah ke relokasi yang ada di Sidoluhur. Saat ini proses sedang disiapkan," ungkapnya.
Anton menambahkan, pihak Disperindag Sleman juga akan menyiapkan relokasi dengan sarana prasarana yang lebih layak dari pasar transit.
Anton menjelaskan, apa yang disampaikan dan menjadi materi penggugat, pada dasarnya sudah menjadi bagian program pemerintah daerah.
"Misalnya, gugatan minta listrik layak, listrik sudah ditingkatkan kapasitas. Untuk jalur jalan becek mengganggu pengunjung, berdasarkan monitoring dan evaluasi sudah dipadatkan. Kami juga mencari jalan, agar kalau hujan air bisa mengalir lancar," tuturnya.
Penggugat, Kunto Wisnu Aji mengatakan, selain mediasi yang dijadwalkan pengadilan, sudah ada beberapa kali mediasi di luar pengadilan.
"Namun bila dalam perjalanannya, Tergugat 1 dan Tergugat 2 tidak menaati putusan perdamaian, ia akan mengajukan aanmaning (panggilan dan teguran melalui ke Ketua PN Sleman). Agar Tergugat 1 dan 2 melaksanakan sesuai putusan," ujarnya.
Baca Juga: PSS Sleman vs Persik Kediri, Seto Nurdiyantoro: Pertandingan Klub Papan Bawah BRI Liga 1 Juga Seru
Ia mengakui, sejauh ini semua kondisi di pasar Godean yang menjadi materi gugatan telah dibenahi oleh Pemkab Sleman. Kunto berharap, semua sarana prasarana disempurnakan sesuai putusan.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Digugat Perkara Relokasi Pasar Godean, Pemkab Sleman: Kami Ingin Selesai di Meja Mediasi
-
Digugat Konsumen Pasar Godean, Bupati Sleman Terima dan Ingin Mediasi
-
Keluhan Pedagang Terakomodasi, Esthi: Setelah Direvitalisasi Pasar Godean Tak Kalah dengan Mal
-
Masih Ada Pedagang Keluhkan Teknis Transit Relokasi Pasar Godean, Sigit: Super Darurat Karena Apa?
-
Balas Keluhan Pedagang Pasar Godean yang Keberatan Direlokasi, Disperindag Sleman: Namanya juga Darurat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya