SuaraJogja.id - Beberapa waktu lalu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sempat dihebohkan dengan kematian salah satu mahasiswanya yang menjadi korban mutilasi di Sleman. Kasus yang saat ini dalam proses peradilan dua pelaku itu pun jadi pembelajaran penting bagi kampus dan orang tua mahasiswa baru (maba).
Karenanya pihak kampus meminta orang tua ikut berperan dalam memonitor proses pendidikan anak-anaknya. Apalagi selama ini UMY memberikan akses pada orang tua maba secara online untuk memantau presensi-absensi, pembayaran kampus, hingga nilai anak-anaknya.
"Jadi ini sudah tahun kesebelas umy mengadakan silaturahim dengan orang tua mahasiswa baru. Maksudnya adalah agar orang tua bisa memahami sistem pembelajaran yang kita laksanakan di Kampus ini," papar Rektor UMY, Gunawan Budiyanto disela silaturahmi 2.800 orang tua maba di Yogyakarta, Sabtu (09/09/2023).
Menurut Gunawan, orang tua mendapatkan hak untuk mengakses sistem pembelajaran dan keuangan. Dengan demikian mereka bisa mengakses pemanfaatan kiriman uang di UMY.
"Jadi semua transaksi, pembayaran yang dilakukan mahasiswa di kampus ini akan bisa dilihat oleh orang tua," ujarnya.
Orang tua, lanjut Gunawan juga bisa mengakses nilai dan melihat absensi anaknya. Hal itu bisa terakses melalui KRS ONLINE dengan masuk ke laman krs.umy.ac.id dan memilih login orang tua.
Hal itu sebagai upaya transparansi UMY terhadap orang tua mahasiswa selama proses perkuliahan. Kampus itu tidak ingin masalah serupa terjadi pada maba kedepannya.
"Mereka sudah kita berikan password untuk setiap orang tua. Dengan catatan mahasiswa itu bisa mengakses dan mengubah mata kuliah, jadwal kuliah tapi kalau orang tua hanya bisa melihat," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Rekonstruksi Mutilasi Mahasiswa UMY, Pelaku Peragakan 49 Adegan di Kamar Kos
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata
-
Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam
-
Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan
-
Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024
-
Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat