SuaraJogja.id - Perilaku tak senonoh di tempat umum kembali terulang di kawasan Kota Yogyakarta. Kali ini aksi yang dilakukan oleh muda mudi itu terekam di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja.
Video itu bahkan sempat tersebar ke media sosial dan viral. Dari video tersebut terlihat bahwa kedua pasangan itu terlihat asyik bercumbu di sebuah sudut Kota Jogja itu.
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat menuturkan kejadian ini dari laporan di media sosial. Sehingga saat dihampiri malam itu keduanya sudah meninggalkan lokasi.
"Jadi kami juga tahu dari medsos dan ketika langsung ke lokasi sudah tidak ada di tempat," kata Octo saat dihubungi, Rabu (4/10/2023).
Disampaikan Octo, sebenarnya Satpol-PP Kota Jogja rutin dalam berpatroli mengawasi ketertiban umum di wilayahnya. Namun tak dipungkiri keterbatasan personel dan waktu yang digunakan membuat patroli itu kadang belum maksimal.
"Satpol-PP Kota Yogyakarta ini kan sebenarnya tiap malam kita ada pergerakan patroli cuma kan tidak bisa maha melihat segala sesuatu yang terjadi di lapangan ya. Jadi patroli rutin tetap kita jalankan," ujarnya.
Patroli itu tidak hanya dilakukan untuk mengawasi persoalan etika para muda-mudi saja. Tetapi juga termasuk menjaga kerawanan kriminalitas yang ada.
"Kita juga rutin sebenarnya, ketika ada masyarakat atau warga yang berada di tempat-tempat seperti itu sebenarnya pas Satpol-PP lewat juga mengingatkan salah satunya bukan hanya persoalan menjaga etika tetapi juga kerawanan kriminalitas," tuturnya.
Pihaknya berharap masyarakat bisa ikut andil dalam pengawasan ini. Sehingga antisipasi itu dinilai akan lebih kuat jika dilakukan bersama baik patroli serta masyarakat secara umum.
Baca Juga: Forpi Kota Yogyakarta Kritik Kursi Berbayar di Event Tahunan Wayang Jogja Night Carnival
"Sehingga kami berharap sebenarnya bersama dengan masyarakat untuk ikut menjaga Jogja ya saling mengingatkan juga dengan para pengunjung yang melakukan perbuatan tidak senonoh," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kasus ISPA di DIY Meningkat Akibat Kemarau Panjang, di Kota Yogyakarta Naik Drastis
-
Kronologi Bhudiar Riza Cedera saat Hadapi Malut United, Kas Hartadi Siap-siap Buat Strategi Baru Hadapi Nusantara United
-
Profil Pelatih PSIM Yogyakarta Kas Hartadi, Juru Taktik yang Selalu Libatkan Tuhan saat Bertanding Bola
-
Forpi Kota Yogyakarta Kritik Kursi Berbayar di Event Tahunan Wayang Jogja Night Carnival
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha