Wahyudi menduga, korban mengalami sesak nafas dan karena memiliki riwayat asma. Korban diperkirakan panik ketika api menjalar ke lahan yang lain dan mendekati pemukiman. Mbah Sadiyo panik ketika berusaha memadamkan kobaran api yang sudah menjalar di luar lahannya.
"Tadi jam 10 itu mbah Sadiyo terlihat membakar sampah atau dedaunan kering di lahannya. Terus kelihatannya menjalar ke lahan lain, warga juga sudah mengetahuinya dan berusaha memadamkannya,"terang dia.
Kapolsek Patuk, AKP Mursidiyanto menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban meninggal karena ketika tiba di lokasi, korban sudah ditutupi kain dan langsung dibawa ke rumah duka. Korban belim sempat diperiksa oleh petugas kesehatan.
"Tadi sudah ditutup kain. Mau saya buka Ndak enak soalnya banyak warga. Ini saya mau ke rumah duka,"kata dia
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Kronologi Kebakaran di Tempat Karaoke Planet Holywood Ambalat Pontianak
-
Kebakaran Hebat Landa Sijunjung: Satu Rumah dan Dua Bengkel Ludes Terbakar
-
Proyek Pembangunan RSUD Saptosari Senilai Rp12 Miliar Minus dari Target, Pemkab Gunungkidul Tegur Kontraktor
-
Hand Rem Lepas, Dump Truk Tabrak Sopirnya Sendiri hingga Hancurkan Rumah di Gunungkidul
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi