SuaraJogja.id - Kecelakaan tunggal melibatkan sepeda motor listrik terjadi di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman. Dua pelajar harus dilarikan ke rumah sakit akibat peristiwa tersebut.
Informasi ini dibenarkan oleh Kapolsek Ngaglik Kompol M Mashuri. Disampaikan Mashuri, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.
"Kecelakaan tunggal pagi tadi di Jalan Palagan, Dusun Ngetiran, Sariharjo, Ngaglik, dilaporkan pukul 05.00 WIB antara sepeda motor listrik yang menabrak pohon," kata Mashuri dikonfirmasi, Selasa (2/4/2024).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, dua pelajar yang terlibat kecelakaan itu yakni berinisial T (15) warga Sinduharjo dan A (14) warga Rejondani. Awalnya dua remaja itu berboncengan dengan sepeda motor listrik.
Mereka berdua berangkat dari arah utara menuju selatan. Namun tiba-tiba setelah sampai di tempat kejadian motor listrik yang dikendarai itu lantas oleng.
Disampaikan Mashuri, akibat tak bisa mengendalikan kendaraan itu dua pelajar tersebut lalu menabrak pohon. Pada saat kecelakaan korban melintas di jalan lurus yang masih cenderung sepi.
"Motor melaju dengan kecepatan sedang. Lalu tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pohon," tuturnya.
Kedua remaja itu mengalami luka-luka akibat kecelakaan tunggal tersebut. Dua pelajar tersebut harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Korban T yang di depan itu mengalami luka cedera kepala, tangan kiri lecet dan nyeri, saat ini opname. Sementara A luka lebam mata kiri dan sobek di bibir, sudah diobservasi di RS," terangnya.
Baca Juga: Terkait Kemacetan Parah Kendaraan Keluar-Masuk, RSUP Dr Sardjito Berikan Penjelasan
Selain itu, kata Mashuri, sepeda motor listrik juga mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat benturan. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Berita Terkait
-
Waspadai Sejumlah Jalur Rawan Kecelakaan di Sleman saat Mudik Lebaran 2024
-
Kabur Usai Bacok Orang di Jalanan Sleman, Satu Pelaku Klitih Tewas Kecelakaan dan Satu Pelaku Ditangkap Polisi
-
Sepanjang 2023 Terjadi Hampir 7 Ribu Kecelakaan Lalu Lintas di DIY, Korban Meninggal Sebanyak 562 Orang
-
Kecelakaan Motor di Prambanan Sleman, Dua Orang Pengendara Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Tanah Rp2 Miliar Dilelang Cuma Rp420 Juta, Warga Kulon Progo Gugat BUMN Lembaga Pinjaman
-
Ormas Terlibat Kekerasan, Muhammadiyah Desak Polisi Tak Tebang Pilih
-
17 Persen Penerima PKH di DIY Terindikasi Judol, Dinsos Tangguhkan Bansos
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma