SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kunjungan 135 ribu wisatawan ke destinasi wisata daerah ini selama libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo di Bantul, Selasa, mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, bahwa libur Lebaran 2024 jatuh pada 10-11 April ditambah libur cuti bersama pada 8, 9, 12, dan 15 April 2024.
"Pada libur panjang yang diiringi libur akhir pekan ini diperkirakan jutaan orang akan memasuki DIY termasuk Bantul untuk merayakan dan menikmati libur Lebaran 2024. Lebaran Tahun ini kami menargetkan 135 ribu wisatawan berkunjung ke Bantul," katanya.
Menurut dia, target kunjungan wisata tersebut adalah akumulasi yang berkunjung ke semua destinasi wisata Bantul mulai dari objek pantai di sepanjang pantai selatan dan sejumlah objek wisata alam yang dikelola pemerintah daerah.
"Objek wisata kawasan Pantai Parangtritis diprediksi masih menjadi destinasi andalan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bantul, kemudian objek wisata di Desa Wisata Mangunan Dlingo," katanya.
Menurut dia, sudah menjadi tradisi tahunan bahwa para pemudik yang masuk Bantul juga merayakan liburan untuk berkunjung ke objek wisata, dan menurutnya para pemudik ini merupakan potensi yang harus ditangkap oleh para pelaku wisata.
Oleh karena itu, Dinas Pariwisata bersama-sama dengan stakeholder pariwisata diantaranya pengelola destinasi wisata, pengelola desa wisata, dan usaha jasa pariwisata berupaya untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan yang akan menikmati Bantul.
"Kami bersama-sama stakeholder berupaya melayani wisatawan seoptimal mungkin. Kebersihan, keamanan, prosedur kesehatan sudah dipersiapkan untuk menyambut wisatawan. Harapannya wisatawan menjadi nyaman saat berwisata di Bantul," katanya.
Baca Juga: Polresta Yogyakarta Terjunkan 560 Personel Siaga saat Libur Lebaran, Siapkan Empat Pos Pengamanan
Berita Terkait
-
Sepekan Jelang Lebaran, Arus Mudik dari Luar Negeri di Bandara YIA Kulon Progo Mulai Naik Signifikan
-
Siagakan 447 Personel dan Dirikan 4 Pospam, Polresta Sleman Antisipasi Kepadatan Arus Mudik di Pintu Masuk Prambanan
-
Pemkab Pastikan Jalan Utama dan Alternatif di Sleman Siap Dipakai untuk Arus Mudik 2024
-
Rekayasa Lalu Lintas saat Lebaran di Malioboro Disiapkan, Car Free Night Ditiadakan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
-
Menjelajahi Kekayaan Rasa Durian Lokal: 7 Varietas Unggulan Asli Indonesia
-
7 Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Bisnis Gagal Hutang Menumpuk