SuaraJogja.id - Jalur fungsional Tol Jogja-Solo kini mulai diberlakukan terbalik satu arah. Pengaturan ini guna menyambut arus balik mudik Lebaran 2024.
Diketahui jalur fungsional Tol Jogja-Solo ini sudah dibuka untuk arus mudik pada 5-11 April 2024 kemarin. Jalur satu arah itu sebelumnya diterapkan dari Gerbang Tol (GT) Colomadu/Banyudono ke arah barat sampai Exit Toll Ngawen.
Kemudian pada arus balik kali ini, jalur fungsional tersebut siap dibalik. Nantinya kendaraan tetap akan diperlakukan satu arah yakni dari GT Ngawen ke arah GT Colomadu/Banyudono.
"Pada periode arus balik ini, jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo akan beroperasi satu arah dari akses Ngawen, Klaten atau GT Karanganom menuju GT Banyudono untuk tujuan Boyolali dan Kartasura serta GT Colomadu untuk tujuan Jalan Tol Trans Jawa," kata Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah, dalam keterangannya, Sabtu (13/4/2024).
Disampaikan Rudy, jalur arus balik dari arah Ngawen sampai Colomadu itu akan diberlakukan mulai tanggal 12-15 April 2024 tepatnya pada pukul 16.00-17.00 WIB.
GT Colomadu jalur ini bisa dimanfaatkan sebagai pilihan utama bagi para pemudik saat arus balik. Terkhusus yang ingin menyambung perjalanan ke arah Jalan Tol Trans Jawa.
Misalnya seperti jalan Tol Solo-Semarang ke arah barat. Bisa juga untuk Tol Solo-Ngawi bagi pemudik yang hendak menuju Jawa Timur.
"Sama dengan periode mudik, untuk pengguna jalan dari Jalan Raya Solo-Semarang yang menuju jalan Tol Trans Jawa juga dialihkan masuk melalui GT Banyudono untuk meneruskan perjalanan melalui GT Colomadu," terangnya.
Nantinya pasca diberlakukan fungsional, akses masuk ke jalan Tol Trans Jawa bakal dikembalikan lagi seperti awal. Dalam hal ini masuk melalui GT Colomadu tanpa harus melewati GT Banyudono.
Baca Juga: Beroperasi Sepekan saat Arus Mudik Lebaran, Tol Jogja-Solo Dilewati 58.702 Kendaraan
"Di luar tanggal dan jam pemberlakuan jalur fungsional yang telah ditentukan, arus lalu lintas menuju dan keluar GT Colomadu kembali normal menggunakan akses eksisting," ujarnya.
Diketahui pada momen Lebaran 2024, PT JMJ mengoperasikan jalur fungsional Tol Jogja-Solo sepanjang 22 kilometer. Ruas jalan ini jauh lebih panjang ketimbang saat dibuka pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 lalu yang hanya 13 kilometer.
Pihaknya berharap dengan jalur fungsional yang lebih panjang dapat menjadi alternatif bagi masyarakat. Termasuk untuk mengurai atau menghindari kepadatan lalu lintas di Tugu Kartasura Delanggu dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta.
Selain itu, waktu tempuh perjalanan melalui jalur fungsional Tol Jogja-Solo ini juga semakin singkat. Estimasi perjalanan dari Klaten menuju Colomadu hanya 25 menit saja dan tanpa harus melewati 15 titik lampu Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) di sepanjang Jalan Raya Solo-Yogyakarta.
Pengoperasian jalur fungsional Tol Jogja-Solo saat arus mudik kemarin sendiri berjalan lancar, aman dan terkendali. Antusiasme dari masyarakat pun untuk melintas jalur tersebut cukup tinggi.
PT JMJ pun makin optimis jalan tol fungsional ini juga dapat mendukung arus balik para pemudik atau wisatawan yang ingin kembali ke kota perantauan atau asalnya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru
-
KKN Berubah Jadi Misi Kemanusiaan, 61 Mahasiswa UMY Bertahan di Tengah Bencana NTT