SuaraJogja.id - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (kemenkes), M Syahril dalam berbagai pemberitaan menyampaikan pasca lebaran muncul sekitar 6.500 kasus Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau flu singapura di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 561 kasus flu singapura ditemukan di DIY.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie menyatakan hal yang berbeda. Pembajun menyebutkan, sejauh ini Dinkes belum menerima adanya laporan temuan flu singapura di DIY.
"Belum ada kasus flu singapura di DIY," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (18/04/2024).
Menurut Pembajun, sebelumnya Dinkes menemukan kasus suspect (terduga) flu singapura di DIY. Namun dari hasil pengecekan kembali, pasien dinyatakan tidak mengalami flu singapura.
Namun Pembajun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai flu singapura yang menjangkit di DIY. Virus itu menyerang daya tahan tubuh.
"Masyarakat diminta menjaga kesehatan, istirahat cukup serta mengkonsumsi asupan gizi yang baik," jelasnya.
Pembajun menjelaskan, Dinkes melakukan antisipasi penyebaran flu singapura. Diantaranya penyiapan tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu update knowledge dan pelaporan suspect melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) juga dilakukan. Sebab ada beberapa hal yang perlu dicermati terkait flu singapura yang gejalanya seperti flu biasa (influenza) ataupun COVID-19.
"Harus waspada apabila terjadi pada usia anak-anak. Pada usia dewasa [gejala lebih ringan. Pada anak-anak kadang terdampak lesi (luka-red) di sudut mulut. Pengobatan bersifat symptom, artinya kalau gejala panas kuat maka diberi obat penurun panas," jelasnya.
Baca Juga: Pertama Kali Ikuti Open House Pemda DIY, Rizal Gemetaran Saat Salaman dengan Sri Sultan HB X
Sementara salah seorang warga Sleman, Wardhani mengaku anaknya yang berusia 34 bulan sudah dua kali terpapar flu singapura. Kasus pertama pada 2022 lalu dan yang kedua terjadi baru-baru ini.
"Semuanya diakibatkan oleh tertular dari saudaranya," ungkapnya.
Dari diagnosa dokter, anak Wardhani mengalami flu singapura. Pada 2022 lalu, gejala yang muncul yakni demam tinggi selama dua hari dan kemudian muncul bintik-bintik merah pada kulit seperti melepuh.
"Sewaktu itu dirawat jalan karena nggak ada sariawan di mulut. Anak nggak napsu makan tapi masih mau makan dan minum, meskipun sedikit," jelasnya.
Pada kasus kedua kali, si anak tidak mengalami demam namun tiba-tiba muncul bintik merah dan melepuh. Disusul tidak napsu makan dan minum yang mengakibatkan dehidrasi.
"Sempat disarankan opname karena gak mau minum, tetapi setelah observasi anak mau minum akhirnya diperbolehkan rawat jalan. Sampai sekarang masih belum napsu makan dan minum, ada 3 sariawan di mulut," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat