SuaraJogja.id - Sejumlah partai di Gunungkidul yang duduk di parlemen telah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup dan bacawabup).Partai-partai tersebut adalah PDI Perjuangan, PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Partai Golkar.
Partai yang telah menutup pendaftaran adalah Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Nasdem. Sementara yang masih membuka pendaftaran adalah PDIP, PKB dan Partai Demokrat.
Dari data yang berhasil dihimpun, nama yang mendaftar di Partai Golkar di mana cabup ada Supriyadi, Heri Susanto, Dadang Iskandar dan Sunaryanta. sementara Wabup adalah Muh Arief Darmawan, Kurniawan Fahmi Heri Nugroho Tyas Pramudita Mahmud Ardi Widantan Anti Kumalasari
Bacabup Partai Nasdem Sutrisno Wibowo, Supriyadi dan Dadang Iskandar. Cabup Partai Gerindra calon bupati Dr. Supriyadi, Heri Susanto, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, Sumanto, Suhardi, Trisno Sunardi.
Untuk pendaftar bakal calon Wakil Bupati Gunungkidul adalah Bambang Ismuyono, Sadirim, Suryati Mulatsih, Joko Parwoto, Kurniawan Fahmi dan Dadang Iskandar
Bupati petahanan Sunaryanta memang masih ingin kembali maju dalam Pilkada 2024 nanti. Sejumlah partai coba dia masuki untuk menjadi kendaraan politiknya kembali merebut tahta tertinggi di Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul
Petahana Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengaku masih mencoba peruntungannya menjadi bakal calon bupati dalam Pilkada 2024 mendatang. Usai mendaftarkan diri ke Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul, dia kembali berniat mendaftar bacabup ke DPC PKB Gunungkidul.
Sunaryanta mengaku saat ini sudah menyelesaikan pendaftaran di DPD Partai Golkar sebagai bacalon bupati. Selain itu, dia juga telah mengambil formulir pendaftaran bacalon cabup dan cawabup di PKB. Namun dia belum mengetahui kapan mengembalikan berkas.
"Saya belum mengembalikan berkas ke PKB. karena belum tahu kapan (penutupannya),"tutur dia usai upacara Harkitnas di Wonosari, Senin (20/5/2024).
Baca Juga: Cari Ikan, Dua Nelayan Gunungkidul Dilaporkan Hilang di Samudera Hindia
Untuk partai lain, kemungkinan dirinya juga bakal mendaftar ke partai lainnya. Alasannya selama ini dia telah dekat dengan partai-partai yang lain. Sehingga sah jika tetap menjalin komunikasi dan mencoba mendaftar di partai tersebut.
"Bisa jadi (mendaftarkan diri ke partai lainnya) saya kan kawan-kawan semua dengan partai di Gunungkidul. Tidak ada jeleknya kalau saya membangun komunikasi dengan semua partai," ucap dia.
Ditanya soal kriteria bakal calon wakilnya, Sunaryanta berharap mendapat calon yang punya elektabilitas tinggi. Dia masih enggan menyebutkan siapa sosok ideal tersebut.
"Kalau bisa yang muda," kata dia.
Sementara itu Ketua DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo membenarkan Sunaryanta telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah di partainya. Namun dia tidak mengetahui kapan bakal mengembalikan formulirnya.
"Benar (ambil formulir)," kata Sutiyo melalui pesan singkat, Senin (20/5/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
BRI Borong 3 Penghargaan Dealer Utama Terbaik, Perkuat Pasar Keuangan Domestik
-
Wujud Cinta Kawula Alit pada Sang Raja, Ribuan Nayantaka Persembahkan Hasil Bumi untuk Sri Sultan
-
Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja
-
Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berkat Desa BRILian
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN