Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 02 Juni 2024 | 14:27 WIB
Tangkapan layar seorang driver ojol menahan sakit terhadap celurit yang masih menancap di bahu kanannya saat mengantar makanan. (X/@upiljaran2)

"Selanjutnya salah satu dari rombongan melakukan pembacokan kepada korban," tambahnya.

Usai salah satu rombongan melakukan pembacokan, rombongan masih tetap melakukan pengejaran terhadap korban dan rekannya. Korban dan rekannya dikejar sampai dengan Lapangan Sepak Bola Cepit, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon.

Sesampainya di Lapangan Sepakbola Cepit ternyata rombongan tidak melakukan pengejaran. Hal ini dimanfaatkan keduanya untuk berbalik arah. Kemudian korban dan rekannya menuju ke RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk melakukan perawatan.

Menurut dokter RS PKU Muhammadiyah Bantul bahwa korban mengalami pembacokan benda sajam (jenis celurit) masuk ke organ kepala bahu sebelah kanan sedalam 4 cm. Celurit masih tertancam di bahu kanan tersebut.

Baca Juga: Viral, Tiga Remaja Diamankan setelah Kejar-kejaran antar Pelajar, Polisi Lakukan Pemeriksaan

"Korban kemudian dirujuk ke RS Sardjito untuk penanganan lebih lanjut," kata dia.

Jeffry menambahkan saat ini polisi tengah mendalami kasus pembacokan tersebut. Polisi berusaha memeriksa saksi dan rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalan yang dilalui oleh korban ataupun mungkin para pelaku untuk mengetahui siapa pelaku tersebut.

"Dari informasi yang sementara berhasil dikumpulkan antara korban dengan para pelaku sebelumnya tidak ada permasalahan apapun," tambah dia.

Kontributor : Julianto

Baca Juga: Gelar Sambelan, Belasan Warga Playen Dilarikan ke Rumah Sakit dan 1 Orang Dikabarkan Meninggal karena Keracunan

Load More