SuaraJogja.id - Sempat ditunda akibat sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY akhirnya mengumumkan perolehan kursi Pemilu legislatif tingkat DPRD DIY di Yogyakarta, Jumat (14/6/2024). Sebanyak 55 calon terpilih pun ditetapkan sebagai Anggota DPRD DIY periode 2024-2029.
Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi menyatakan, dari 55 calon yang terpilih, sebanyak 29 di antaranya merupakan petahana atau anggota DPRD DIY periode sebelumnya. Sedangkan 26 orang lainnya merupakan wajah-wajah baru.
"Ada dua kategori dalam penetapan calon terpilih. Pertama bagi yang tidak ada sengketa PHPU, maka sudah bisa langsung menetapkan calon terpilih pasca penetapan perolehan suara. Tetapi bagi daerah yang terdapat PHPU di MK, maka harus menunggu keputusan MK," kata dia.
Menurut Shidqi, sengketa PHPU terjadi di Dapil VI DIY Sleman dan pileg DPRD Kabupaten Kulon Progo Dapil V. Namun putusan MK sudah keluar pada 1 Juni 2024 lalu dengan tidak mengabulkan gugatan pada 1.
Karenanya KPU akhirnya menetapkan calon terpilih kali ini. Namun untuk pelantikan ke-55 angggota terpilih, KPU DIY masih perlu berkoordinasi dengan Biro Tapem Pemda DIY.
"Selain itu calon terpilih juga diminta menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara [LHKPN]. Penyerahan dijadwalkan paling lambat 21 hari sebelum pelantikan," jelasnya.
Berikut pembagian Dapil anggota DPRD DIY Terpilih untuk periode 2024-2029:
Dapil 1
Dwi Wahyu B (PDIP), Muhammad Syafi'i (PKS), Budi Waljiman (Gerindra) Rifki Listianto (PAN), Imam Priyono (PDIP), Stevanus Christian Handoko (PSI) dan Eko Suwanto (PDIP).
Dapil 2
Tustiyani (PDIP), Nur Subiyantoro (Gerindra). Lalu Wildan Nafis (PAN), Amir Syarifudin (PKS), Suwardi (Golkar),A slam Ridho (PKB) dan Ispriyatun Katir Triatmojo (PDIP).
Baca Juga: Satu Mahasiswa Terluka Saat Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD DIY, Huda Tri Yudiana Minta Maaf
Dapil 3
Andriana Wulandari (PDIP), Danang Wahyu Broto (Gerindra), Sigit Nursyam Priyanto (PKS), Umaruddin Masdar (PKB), Radjut Sukasworo (PDIP) dan Arni Tyas Palupi (Golkar).
Dapil 4
Fajar Gegana (PDIP), Ika Damayanti FN (Gerindra), Hifni Muhammad Nasikh (PKB), Lilik Saiful Ahmad (Golkar), Akhid Nuryati (PDIP), Muh Ajrudin Akbar (PKS) dan Reda Refitra (PDIP).
Dapil 5
Yuni Satia Rahayu (PDIP), Sofyan Setyo Darmawan (PKS), Sri Muslimatun (Golkar), Rahayu Widi Nuryani (PKB), Arif Kurniawan (PAN), Anton Prabu S (Gerindra), Koeswanto (PDIP), Muhammad Yazid (PPP) dan Yan Kurnia (PDIP).
Dapil 6
Haris Sugiharta (PDIP), Basit Sugiyanto (PKS), Lisman Pujakusuma (Gerindra), Tri Nugroho (PKB) Rita Nurmastuti (PDIP), Raden Inoki (PAN), Sukapdi (PDIP) dan Agus Sumaryanto (Golkar).
Dapil 7
Nuryadi (PDIP), Suharno (NasDem), Purwanto (Gerindra), Syarief Guska (Golkar), Timbul Suryanto (PKB), Imam Taufik (PKS), Arif Setiadi (PAN), J. Agra Seloka (PDIP), Ismail Ishom (NasDem), Didik Kuswanto (Gerindra) dan Demas Kursiswanto (PDIP).
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat