SuaraJogja.id - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DI Yogyakarta (DIY), Eko Yunianto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 84 pengaduan terkait pinjaman online (pinjol) ilegal dari Januari hingga Mei 2024.
"Jumlah pengaduan konsumen dan masyarakat mengenai pinjaman online ilegal mengalami peningkatan sebesar 18,3 persen dibandingkan tahun 2023," katanya Sabtu (29/6/2024).
Selain pinjol legal, OJK DIY bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) DIY juga menerima sembilan aduan terkait investasi ilegal.
"Walaupun pengaduan konsumen terkait investasi ilegal relatif sedikit, jumlahnya meningkat 125 persen dari tahun 2023," lanjut Eko.
Eko menambahkan bahwa peningkatan pengaduan konsumen mengenai pinjaman online ilegal dan investasi ilegal menjadi tantangan bagi OJK DIY dan seluruh anggota satgas dalam menyusun strategi serta edukasi keuangan yang efektif bagi masyarakat.
"Kami berharap angka pengaduan ini terus menurun seiring dengan upaya kami dan anggota Satgas dalam mencegah dan menangani berbagai kasus aktivitas keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan investasi ilegal," ujar Eko.
Secara nasional, sejak 2017 hingga Juni 2024, Satgas PASTI telah menghentikan 9.888 entitas keuangan ilegal, yang terdiri dari 1.366 investasi ilegal, 8.271 pinjaman online ilegal, dan 251 gadai ilegal. Satgas juga memblokir 167 rekening bank serta 658 nomor telepon atau WhatsApp terduga pelaku pinjaman online ilegal.
"Dengan kehadiran Satgas PASTI di daerah, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meminimalisir kerugian akibat aktivitas keuangan ilegal," tutup Eko Yunianto. [ANTARA]
Baca Juga: Bukan Cuma Kurma, Gudeg Siap Manjakan Lidah Jemaah Haji di Tanah Suci
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu