SuaraJogja.id - Komunitas Sembada E-Sport Mobile Legends Tournament bakal menggelar turnamen E-Sport (online & offline). Kompetisi bergensi ini ditargetkan menjadi ajang adu bakat para gamers E-Sport lokal agar nantinya bisa berkompetisi di kelas Nasional dan Internasional.
Sekadar untuk diketahui E-sport mobile legends saat ini banyak diminati oleh kalangan remaja. Bahkan orang dewasa dan juga anak-anak begitu gemar memainkan game ini. Pasalnya, cabang olahraga ini sudah diakui secara resmi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI pada tahun 2018 sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia. Karena dinilai membuat peluang yang layak dikembangkan secara serius.
Juru Bicara Panitia Turnamen e-sport Mobile Legends, Hanun Wuriyansari menjelaskan Mobile Legends adalah salah satu game mobile yang sangat populer di kalangan anak muda di Indonesia.
“Melihat antusiasme yang tinggi terhadap game ini, kami berencana untuk menyelenggarakan turnamen e-sport Mobile Legends secara online dan offline di tingkat kabupaten,” kata Juru Bicara Panitia Turnamen e-sport Mobile Legends, Hanun Wuriyansari, dalam konferensi pers di Sakala Coffee, Wedomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu (24/7/2024).
Hanun menerangkan, acara perlombaan ini bertujuan untuk menggaet anak muda, memperkuat komunitas gamer lokal, dan memberikan platform bagi para pemain untuk menunjukkan bakat mereka. Apalagi, game ini sudah diakui oleh KONI sebagai satu diantara cabang olahraga.
Turnamen Mobile Legends Tournament
Pelaksanaan turnamen ini dilaksanakan pada tanggal 4 – 10 Agustus 2024, lokasi turnamen secara Offline bertempat di Sleman City Hall (SCH) dan Platform Online, Mobile Legends melalui aplikasi resmi. Peserta dari kegiatan ini terbuka untuk 17 tahun ke atas atau yang sudah memiliki KTP, baik amatir maupun semi-profesional di Kabupaten Sleman.
Rangkaian Kegiatan
Registrasi secara online, dimulai tanggal 25 Juli 2024 – 2 Agustus 2024; Pertandingan penyisihan grup 32 besar, dan 16 besar secara online dilaksankan tanggal 4 Agustus 2024 – 8 Agustus 2024; Kemudian tanggal 10 Agustus 2024; pertandingan babak delapan besar hingga final secara offline. Untuk mendaftaran dapat menghubungi WA: 085642001031.
Baca Juga: Polisi Selidiki Riwayat Berobat ke RSJ Pemuda Pembunuh Ayah Kandung di Sleman
Fasilitas dan Layanan
Untuk arena pertandingan Offline, dilengkapi dengan perangkat gaming standar kompetisi. Para peserta turnamen offline, disediakan makanan dan minuman.
Biaya pendaftaran
Biaya Registrasi turnamen sebesar Rp 100.000 per tim. Sedangkan hadiah berupa prizepool yang bisa terus bertambah, saat ini total Rp 4.000.000 dalam bentuk uang tunai.
Arya Apolonio selaku Ketua Pelaksana Turnamen menambahkan, Turnamen e-sport Mobile Legends ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak muda di Kabupaten Sleman untuk menyalurkan minat dan bakat mereka dalam bidang e-sport, sekaligus memperkuat komunitas gamer lokal.
“Dengan dukungan dari berbagai pihak, acara ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta dan masyarakat,” papar Arya, Ketua Pelaksana Sembada E-Sport Mobile Legends Tournament.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat