SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menyalurkan bantuan stimulan untuk rehabilitasi dan perbaikan ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di wilayah setempat.
"Tahun ini terdapat 778 unit RTLH yang akan direhab dengan total anggaran senilai Rp10 miliar," kata Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Suwarsono di Sleman, Kamis.
Menurut dia, kegiatan rehabilitasi dimulai pada Agustus ini dan stimulan bantuan rehabilitasi RTLH disalurkan langsung ke masing-masing penerima manfaat.
"Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada para penerima manfaat. Awal Agustus penerima bantuan sudah bisa memulai pengerjaan rehabilitasi," katanya.
Ia mengatakan, besaran bantuan stimulan yang disalurkan kepada warga penerima manfaat masing-masing tidak sama atau bervariasi dilihat dari tingkat kerusakannya.
"Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Sleman bantuan stimulan rehab RTLH bagi keluarga miskin ini diklasifikasikan untuk rumah rusak berat mendapatkan stimulan Rp20 juta, rusak sedang Rp15 juta dan rusak ringan Rp10 juta," katanya.
Suwarsono mengatakan, bagi keluarga di luar kriteria keluarga miskin atau kurang mampu maka mendapatkan alokasi bantuan 80 persen dari nominal bantuan.
"Bantuan ini merupakan stimulan, uang bantuan tersebut jika digunakan untuk rehab tidak akan selesai. Untuk itu dibutuhkan swadaya dari masyarakat, dengan harapan rumah diperbaiki lebih nyaman," katanya.
Baca Juga: Hilirisasi Produk Pertanian: Strategi Jitu Bupati Sleman Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Berita Terkait
-
Redam Politik Uang di Pilkada 2024, Bawaslu Sleman Gencarkan Langkah Kolaborasi
-
Jamin Keamanan Investasi, Pemkab Sleman Menerima 204 Sertifikat Hak Milik Kasultanan
-
Viral Begal Payudara Beraksi di Sleman, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Buka Ruang Diskusi Bersama Masyarakat, Harda Kiswaya Beri Solusi Soal Beasiswa Pendidikan hingga Pengolahan Sampah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup