SuaraJogja.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY memusnahkan 1,6 kg barang bukti (barbuk) sabu hasil penangkapan jaringan narkotika jaringan Medan, Yogyakarta dan Solo di Yogyakarta, Selasa (13/8/2024). Pemusnahan barang bukti sabu dari gembong asal Medan ini merupakan yang terbesar di Yogyakarta.
"Kami melaksanakan pemusnahan barang bukti pengungkapan kasus narkotika jaringan Medan, Yogyakarta, dan Solo. Barang bukti yang kita sita sebanyak 1,6 kilogram. Untuk kasus di Yogyakarta ini adalah barang bukti terbesar," papar Kepala BNNP DIY, Andi Fairan, Selasa Siang.
Besarnya barbuk sabu yang dimusnahkan, menurut Andi mengindikasikan Yogyakarta merupakan daerah rawan narkotika. Laiknya hukum pasar juga berlaku, pengguna narkoba di Yogyakarta juga tinggi.
Sehingga pemasok masuk ke kota ini untuk memenuhi kebutuhan narkoba di kota ini. Apalagi dalam kasus pemusnahan 1,6 kg sabu, dua tersangka dari Medan yang ditangkap beberapa waktu lalu sudah memasok dua kali ke Yogyakarta.
"Artinya, banyak [orang] yang kecanduan, banyak yang terpapar, banyak yang membutuhkan narkoba. Sehingga pemasok dua tersangka dari Medan ini memenuhi kebutuhan dengan membawa 1,6 kg sabu-sabu ke Yogyakarta. Untuk itu, kita harus waspada," tandasnya.
Andi menambahkan, peredaran 1,6 kg sabu yang dibawa gembong dari Medan ke salah satu hotel di Mantrijeron beberapa waktu tersebut bisa meracuni generasi muda di Yogyakarta. Karenanya penangkapan dan pemusnahan barbuk tersebut bisa menyelamatkan sekitar 6.400 jiwa generasi muda di kota ini.
"Untung BNNP DIY dan jajarannya mengungkap kasus ini sehingga dengan menyita barang bukti tersebut, sama saja kita menyelamatkan 6.400 jiwa generasi bangsa yang ada di Yogyakarta," tandasnya.
Karenanya di momen Hari Kemerdekaan RI ke-79 tahun ini diharapkan menjadi momentum dan tonggak bagi semua pihak untuk memerangi narkoba. Semua stakeholder, baik instansi pemerintah, masyarakat dan lainnya diharapkan berkomitmen bersama memerdekakan Yogyakarta dari penyalahgunaan narkoba.
"Sehingga Yogyakarta bersinar, bersih dari narkoba," imbuhnya.
Baca Juga: BNNP DIY Bongkar Penyelundupan Sabu 1,6 kg, Pemkot Yogyakarta Perketat Keamanan Kemantren
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival