SuaraJogja.id - Pencuri kabel perangkat tower BTS berinisial Bsk (34) warga Padukuhan Bogoran Rt. 01 Kalurahan Trirenggo Bantul tepergok ketika tengah berusaha turun dari tower BTS di Padukuhan Gaduh Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widgnya menuturkan aksi pencurian tersebut terjadi di tower BTS Smartfren yang ada di Padukuhan Gaduh Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Bantul. Pelaku pencurian tersebut terpergok pada hari Minggu (25/8/2024, sekira pukul 05.40 Wib.
"Pelaku beraksi seorang diri," ujar Jeffry.
Jeffry menyebutkan pada hari Minggu pagi tadi sekira pukul 05.09 WIB, Cahyo Santoso (40) Tim Maintenance Operator Smartfren yang berada di Dusun Nglembu Rt. 02 Kalurahan Panjangrejo Kapanewon Pundong, Bantul ini kaget karena tiba-tiba sinyal operator ini hilang.
Cahyo mendapat notifikasi dari WA Group Maintenance Operator Smartfren bahwa terjadi Shutdown system atau Online Operator terputus. Kemudian pada pukul 05.30 Wib Korban berangkat dari rumah menuju lokasi BTS untuk mengecek perangkat jaringan.
"Pada pukul 05.40 Wib Cahyo sampai di TKP mendapati kabel berserakan di bawah tower dan melihat pelaku masih memanjat di atas tower BTS,"ungkapnya.
Lalu Cahyo menghubungi rekannya untuk menemani mengecek masuk ke dalam pagar BTS/TKP. Setelah rekannya sampai di TKP, mereka berdua lalu masuk ke dalam area tower dan mengamankan pelaku secara bersama-sama.
Kemudian mereka berdua menghubungi Polsek Jetis melaporkan kejadian dimaksud guna pengusutan lebih lanjut. Akibat peristiwa tersebut, operator kehilangan , Kabel tembaga, Kabel power, Kabel penerangan/lampu dan Kabel antena.
"Estimasi total kerugian senilai limabelas juta rupiah," tambahnya.
Baca Juga: BMKG Sebut Bantul Berpotensi Tinggi Terjadi Kebakaran, BPBD Imbau Kewaspadaan
Polisi juga mengamankan barang bukti Sepeda motor merk Yamaha V 80 E warna merah tahun 1981 No. Pol. AB 3735 NB. Tas punggung berisi : 1 buah tank potong, 2 buah gunting, 1 kunci pas size 12, 1 buah obeng, Dompet berisi uang tunai Rp. 755.000,- , 1 buah power bank dan Handphone android merk Vivo 1807 warna hitam dan juga Potongan kabel yang sudah tegulung rapi milik korban.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Heboh, Gadis 17 Tahun Disekap di Kos wilayah Bantul, Diduga Dihamili Pria Dewasa
-
Balasan Pesan Mahasiswa UMY Picu Kemarahan Organisasi hingga Diduga Disekap, Ternyata Ada Kesalahpahaman
-
Kebakaran Hanguskan Kios di Dekat UPGRI, Kerugian Capai Rp190 Juta
-
Kerjakan Skripsi hingga Tengah Malam, Mahasiswi UIN jadi Korban Begal saat Pulang
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati