SuaraJogja.id - Tim Sutrisna Wibawa-Sumanto menargetkan keliling ke semua dusun di Gunungkidul selama 2 bulan masa kampanye. Namun jika tidak tercapai, maka mereka menargetkan untuk mengunjungi minimal 70 persen dari jumlah dusun di Gunungkidul.
"[Kita] Siap kampanye. Tanggal 24 kita siapkan, kita akan berkeliling ke dusun-dusun," kata Sutrisna, Senin (9/9/2024).
Menurutnya, dengan waktu yang hanya 2 bulan akan mereka efektifkan dengan sambang warga di semua Dusun di Gunungkidul. Selain menyerap aspirasi apa yang menjadi kendala selama ini, pihaknya juga bakal memaparkan program-program mereka sampai ke tingkat dusun.
Pihaknya juga bakal menurunkan tokoh yang menjadi juru kampanye nasional dalam kampanye terbuka nanti. Siapa yang bakal diturunkan, Sutrisna masih belum bersedia untuk menyebutkannya. Namun dia memastikan ada tokoh tersebut.
Terkait persiapan untuk menghadapi Pilkada, Sutrisna menandaskan pihaknya sudah sangat siap. Pihaknya juga sudah membentuk tim pemenangan dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat padukuhan dan konsepnya sudah sampai ke ringkat RT.
"Ini sudah ada tim. kita sudah ke mana-mana juga keliling kita mengidentifikasi permasalahan-permasalahan masyarakat untuk kita pertajam program-program ke depan," tambahnya.
Sutrisna menandaskan jika banyak arus bawah partai pengusung dan pendukung pasangan lain yang juga mendukungnya. Bahkan mereka dengan sukarela membentuk tim relawan tanpa dirinya meminta hal tersebut.
Beberapa kelompok relawan sudah terbentuk dari tingkat RT hingga ke Kabupaten diantaranya Kadung Trisno ataupun Alap-alap.
Sutrisna mengungkapkan jika pasangan Sutrisna-Sumanto bersama-sama dari yang bawah dan dari partai secara button up ingin mencari calon yang baik. Pihaknya juga menawarkan untuk bagaimana membangun Gunungkidul dan memang bersama-sama dengan partai.
Baca Juga: Soal Kelanjutan Bikin Parpol, Anies Baswedan Ungkap Hal Ini
"Relawan kami semua berbasis dari bawah enggak ada instruksi membentuk relawan. Mereka sendiri-sendiri ada Kadung Trisno ada Alap-alap apa sampai saya lupa. Ya ya Ada emak-emak ada pemuda itu sama mereka membangun sendiri bukan bukan instruksi saya artinya button up," tegasnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan