SuaraJogja.id - Media sosial kembali dikejutkan dengan unggahan terbaru akun Instagram resmi DPD Gerindra DIY. Kali ini, unggahan tersebut menampilkan RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, atau yang akrab disapa Mas Marrel, sedang bersama Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto.
Dalam foto yang diunggah di akun @dpdgerindradiy pada Kamis (4/10/2024) malam itu, Mas Marrel tampak berdiri berdampingan dengan Prabowo Subianto dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
"Silaturahmi Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DIY RM. Gusthilantika Marrel Suryokusumo (@marrel.sk, @mas_marrel) Kepada Presiden Terpilih Republik Indonesia Prabowo Subianto. Salam Indonesia Raya, Gerindra," tulis keterangan dalam foto tersebut.
Keduanya tampak mengenakan busana formal, memberikan kesan kuat akan kedekatan personal dan politik antara kedua tokoh ini. Hal ini menarik perhatian publik karena diketahui bahwa Mas Marrel baru saja bergabung menjadi kader Gerindra dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra DIY.
Unggahan ini semakin menarik perhatian publik mengingat Mas Marrel yang merupakan cucu Sri Sultan HB X, Raja Yogyakarta, semakin aktif dalam kancah politik setelah sebelumnya dikenal luas dengan kontribusinya di bidang konservasi lingkungan.
Dengan jabatan baru sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra DIY, Mas Marrel kini semakin sering terlihat dalam berbagai aktivitas politik di Yogyakarta dan sekitarnya. Bahkan Mas Marrel kini juga dipercaya mengemban posisi sebagai Komandan Tim Khusus Pemenangan Pilkada 2024 Kota dan Kabupaten di DIY.
Seperti diketahui, dinamika politik di DPD Gerindra DIY kerap menjadi sorotan publik sejak dipimpin Danang Wicaksana Sulistya (DWS).
DWS dikenal sebagai figur pemimpin yang cermat dalam membaca situasi politik, serta piawai dalam merangkul berbagai kalangan.
Di bawah kepemimpinannya, DPD Gerindra DIY menunjukkan pergerakan politik yang dinamis, dengan manuver-manuver strategis yang sering menarik perhatian publik dan media lokal maupun nasional.
Sejak menjabat, DWS telah membawa banyak perubahan di internal partai, termasuk dalam melakukan kaderisasi dan memperkuat basis massa Gerindra di DIY.
Baca Juga: Polres Kulon Progo Bentuk Satgas Preemtif Jaga Suasana Damai Kampanye
Kehadiran sosok-sosok muda potensial seperti Mas Marrel di jajaran pimpinan DPD Gerindra DIY, menunjukan bahwa DWS memiliki visi jangka panjang dalam memperkuat Gerindra di DIY, sekaligus mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang solid.
Berita Terkait
-
Kisah Atta dan Ali Wujudkan Asa Tunaikan Ibadah ke Tanah Suci Sejak Dini Lewat Tabungan Haji Muda
-
Dari Anak Tentara hingga Pengusaha Sukses: Kisah Rini Indriani, Calon Wabup Kulon Progo
-
BBPOM DIY Temukan Ribuan Jamu Berbahan Kimia Beredar Bebas di Pasaran, Jumlahnya Melonjak Dibanding Tahun Lalu
-
Cuti Kampanye Pilkada 2024, DPRD Gunungkidul Terancam Kosong?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Pemudik Mulai Masuk Yogyakarta, Pengguna Commuter Line Tembus 22 Ribu Orang per Hari
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman