SuaraJogja.id - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, berkomitmen mengatasi masalah kemiskinan di Sleman melalui peningkatan akses pendidikan. Salah satu program unggulan mereka adalah "Sleman Pintar", yang bertujuan memastikan setiap keluarga kurang mampu memiliki minimal satu anggota keluarga yang menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.
Program ini dirancang untuk memberi kesempatan pendidikan tinggi yang merata bagi semua warga Sleman. Pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam memberikan beasiswa penuh kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Menurut Harda Kiswaya, pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sleman.
"Dengan pendidikan yang berkualitas, generasi muda dapat lebih kompetitif di era global," ujarnya, Jumat (11/10/2024).
Baca Juga: Harda Kiswaya Temui Kelompok Tunanetra di Sleman, Inginkan Kemudahan Akses Bagi Difabel
Selain beasiswa, Program Sleman Pintar juga menyediakan layanan konseling akademik dan bimbingan belajar untuk mendukung para penerima beasiswa.
Pemerintah daerah akan menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi agar mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan kesempatan magang. Untuk memastikan kelancaran studi penerima beasiswa, pendampingan intensif secara akademis dan psikologis juga akan diberikan.
Program ini didukung oleh dana APBN dan APBD Sleman, yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran. Harapannya, melalui program Sleman Pintar, angka kemiskinan di Sleman dapat berkurang dengan signifikan, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Dengan memberikan akses pendidikan yang merata, Sleman berupaya menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
Baca Juga: Yayasan Asrama Perguruan Islam Armageddon Siap Menangkan Harda Kiswaya-Danang Maharsa
Berita Terkait
-
Ngaku Bak Bumi dan Langit, Beda Pendidikan Lisa Mariana Vs Atalia Praratya
-
Bentrokan Buntut Pilkada Puncak Jaya Kembali Pecah: 59 Terluka, Diduga Ada Keterlibatan KKB
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo