SuaraJogja.id - Modal tiga poin saat menumbangkan PS Barito Putera sepertinya urung cukup bagi PSS Sleman untuk memperpanjang tren positif kala menjalani putaran kedua Liga 1 2024/2025.
Berstatus sebagai tuan rumah, PSS Sleman yang membidik poin sempurna sekaligus memperpanjang tren positif justru kecolongan dari tim tamu Persita Tangerang. Berlaga di Stadion Manahan, Solo, skuat Elang Jawa takluk 1-2.
Kekalahan atas Persita Tangerang membuat situasi PSS Sleman makin sulit. Upaya laskar Sembada untuk keluar dari zona degradasi makin tertatih lantaran mereka kini terjerembab di posisi ke-17 klasemen sementara dengan torehan 5 poin saja.
Sedangkan bagi Persita Tangerang, hasil tiga poin di kandang PSS Sleman membuat posisi mereka naik ke posisi ke-8 klasemen sementara dengan raihan 14 poin.
Penyelesaian Akhir Letoy
Persita Tangerang sudah unggul atas tuan rumah PSS Sleman sejak menit ke-2. Gol cepat Laskar Cisadane dicetak oleh Aji Kusuma yang gagal dihalau bek Ifan Nanda.
Serangan cepat bermula dari sisi sayap kanan pertahanan PSS yang berhasil merangsek hingga kotak penalti yang membuat Aji Kusuma secara bebas memberikan tembakan ke arah gawang Alan Bernardon. Sayang, antisipasi yang terlambat dari Ifan Nanda Pratama malah membuat bola berbelok ke arah gawang. Keunggulan tim tamu ini memicu PSS bermain lebih agresif menekan pertahanan lawan namun dalam eksekusi membuat peluang yang diciptakan tak kunjung membuahkan hasil.
Satu momen di mana Persita memanfaatkan peluang adalah ketika PSS kehilangan bola di lini tengah, sehingga serangan mereka berhasil masuk di lini kedua area pertahanan PSS yang harus dihentikan paksa melalui pelanggaran Hokky Caraka yang berbuah tendangan bebas bagi Persita. Skema bola mati dari situasi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik melalui tendangan keras Javlon Guseynov yang tidak mampu ditepis Alan Bernardon. Gol kedua bagi Persita tercipta menit ke-14.
Demi mengejar ketertinggalan gol, Laskar Sembada beberapa kali membangun serangan dengan membangun seramgan dari lini belakang karena pressing ketat Persita yang cukup efektif. Hasilnya, PSS mencoba meningkatkan intensitas serangan, hingga akhir babak pertama, mereka belum mampu menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Gagal Bawa PSS Bersinar, Wagner Lopes segera Diganti
Memasuki babak kedua, PSS mulai menunjukkan beberapa kali serangan yang berbahaya bagi gawang Kartika Ajie. Salah satu serangan yang dikreasi Kevin Gomes menit ke-60 memaksa Sandro Sene Anibal Embalo melakukan pelanggaran keras terhadap Danilo Alves yang berbuah hukuman tendangan penalti bagi Persita. Sayang, kesempatan emas ini dilewatkan oleh Danilo Alves, sepakan kerasnya membuat bola melayang ke atas mistar gawang Persita.
Satu kesempatan hilang begitu saja tidak membuat PSS berhenti memberikan tekanan ke lini belakang La Viola. Serangan bergelombang yang membuat pertahanan Persita harus ekstra kerja keras akhirnya pun harus bobol melalui gol Gustavo Tocantins pada menit ke-74. Gol ini memberikan semangat baru bagi skuad Super Elang Jawa yang terus mencoba menekan lini pertahanan Persita.
Lemahnya penyelesaian akhir menjadi biang masalah yang membuat serangan-serangan berbahaya tersebut tidak mampu menambah gol penyama kedudukan bagi Paulo Sitanggang dan kolega hingga akhir pertandingan.
Kehilangan Betinho
Saat melakoni sesi konferensi pers usai laga, pelatih PSS Sleman Mazola Junior mengaku menepinya gelandang bertahan Betinho Filho jelang kick off menjadi salah satu biang kekalahan timnya.
Perubahan sebelas pertama yang harus dilakukan PSS sebelum laga dimulai menurut Coach Mazola menjadi tidak maksimal bagi lini tengah Laskar Sembada. Ia menceritakan situasi yang harus memaksanya melakukan perubahan karena Betinho mengalami cedera saat pemanasan jelang laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung