SuaraJogja.id - Penggawa PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional kompetisi BRI Liga 1 2024/25 untuk terus berlatih dan meningkatkan performa. Setelah jeda, jadwal padat telah menanti PSS Sleman.
Seluruh komponen tim PSS bekerja keras memaksimalkan jeda ini guna memperkuat fisik, taktik, dan koordinasi antar pemain. Pelatih kepala PSS, Mazola Junior, mengungkapkan bahwa materi latihan selama jeda tidak jauh berbeda dengan sesi sebelumnya. Latihan yang dijalani pemain tetap fokus pada peningkatan taktik dan ketahanan mental.
"Kami masih menggunakan materi latihan yang sama seperti sebelumnya, tetapi kualitas persiapan harus lebih baik dari pekan sebelumnya," ucap Mazola dikutip dari laman resmi PSS Sleman, Selasa (12/11/2024).
Pelatih asal Brasil berusia 52 tahun ini menegaskan bahwa jeda kompetisi ini menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan berikutnya pada Kamis (21/11/2024).
"Intensitas latihan kami tingkatkan untuk menghadapi jadwal ketat setelah jeda internasional dengan tujuh pertandingan dalam 35 hari. Kami harus siap menghadapi tantangan tersebut," tambahnya.
Skuat Laskar Sembada berharap bisa tampil konsisten dan meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan. Para pemain dan tim pelatih berkomitmen untuk menjaga fokus dan motivasi guna bersaing dengan performa terbaik di kompetisi ini.
"Latihan intensif sangat penting untuk menjaga fisik dan mental agar siap menghadapi jadwal yang padat. Kami siap menerima tantangan ini dan berusaha memberikan hasil terbaik di setiap laga," ujar Mazola.
Mazola juga berharap para pemain muda PSS dapat memanfaatkan jeda kompetisi ini sebaik mungkin untuk meningkatkan aspek teknik dan mental. Ia menginginkan mereka lebih siap menghadapi kompetisi dengan jadwal padat dan mampu bermain jika diperlukan, sebagai bentuk antisipasi dalam situasi krusial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
Terkini
-
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan Edukasi Gaya Hidup Sehat
-
Pilih Jadi WNI, Musisi Frau dan 3 Anak Berkewarganegaraan Ganda Lainnya Ambil Sumpah di Kemenkum DIY
-
DIY Pasang Badan Lawan Radikalisme di Ruang Digital, ASN Diperkuat Jadi Garda Depan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Waspada Cuaca Ekstrem di Kota Jogja, Pohon Tumbang hingga Banjir Lokal Berpotensi Mengancam