SuaraJogja.id - Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, mengungkapkan perkembangan terkini pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo-YIA Kulon Progo segmen Klaten-Prambanan. Saat ini konstruksi sepanjang 8,6 km itu telah mencapai lebih dari 90 persen.
Disampaikan Rudy, proyek jalan bebas hambatan tersebut ditargetkan untuk selesai dalam waktu dekat. Sehingga dapat beroperasi secara fungsional saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
"Kami terus mempercepat penyelesaian konstruksi tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Segmen Klaten-Prambanan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk memperlancar mobilitas masyarakat saat Nataru," kata Rudy dalam keterangannya, Senin (18/11/2024).
Rudy mengatakan dengan difungsikannya segmen tersebut akan melengkapi segmen Jalan Tol Jogja-Solo. Diketahui segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km sudah beroperasi sejak Oktober 2024.
Jika ditambah segmen Klaten-Prambanan, maka total ruas tol yang akan digunakan pada saat Nataru sepanjang 30,9 km. Hal itu guna mengantisipasi peningkatan pengguna jalan yang akan bertambah dua kali lipat dari saat hari biasa.
"Saat ini rencana dibukanya jalur fungsional Nataru ini sudah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, dengan diberlakukannya jalur fungsional ini dapat memecah pengendara untuk dapat keluar sampai dengan Prambanan, sehingga tidak semuanya menumpuk keluar di Klaten," ujarnya.
Saat ini, kata Rudy, dari segi konstruksinya, jalur fungsional yang akan dibuka ini memiliki perkerasan jalan. Nantinya jalur itu akan siap untuk difungsikan secara dua arah.
"Hanya ada beberapa kelengkapan yang sedang kami kejar sampai dengan rencana dibukanya," tandasnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo-YIA Kulon Progo Segmen Klaten-Prambanan di Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (16/11/2024) kemarin menuturkan masih mematangkan persiapan.
Baca Juga: Alat Berat Segera Tiba, Konstruksi Tol Jogja Solo di Simpang Kronggahan Siap Dimulai
"Segmen Klaten-Prambanan konstruksinya sudah selesai, tinggal kelengkapan saja dan Insya Allah Desember 2024 sudah bisa difungsikan," ujar Dody.
Dody menambahkan, segmen Klaten-Prambanan diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pada jalur utama Klaten-Prambanan. Mengingat jalur itu sering menjadi titik kemacetan saat musim liburan.
"Dengan difungsikannya Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan ini diharapkan nantinya dapat mendukung kelancaran traffic saat Nataru dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalan nasional," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Masih Ada Bangunan Masjid Berdiri di Area Proyek Tol Jogja-Solo-YIA, Begini Penjelasan Kontraktor
-
Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3, Sleman Kebut Bebaskan 3400 Bidang Lahan
-
Konstruksi Borpile Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 2 Mulai Dikerjakan, Kontraktor Antisipasi Lumpur di Ring Road Utara
-
Makam Mbah Celeng Terdampak Tol Jogja-Solo Segera Dipindah, Tunggu Restu Kraton
-
Alat Berat Segera Tiba, Konstruksi Tol Jogja Solo di Simpang Kronggahan Siap Dimulai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga