Bahkan Triskie Narendra diketahui dimutasi ke Kejari Kota Madiun di mana kelanjutan kasus dana hibah pariwisata ini makin mengambang.
Kejati DIY Sebut Satu Politisi di Sleman Diperiksa
Dugaan korupsi dana hibah pariwisata ini juga disorot oleh Kejati DIY. Melalui Kepala Kejati DIY, Ahelya Abustam pihaknya sudah memeriksa dari pihak Kementerian Pariwisata pada 9 Desember 2024 kemarin.
Ahelya menerangkan pengusutan kasus ini memang lambat, pasalnya dari Kejaksaan Agung RI meminta mereka untuk menunda pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat dalam Pilkada. Ahelya juga mengaku ada satu orang politisi di Sleman yang akan diperiksa untuk melanjutkan kasus ini.
Nama tersebut akhirnya mengarah kepada Sri Purnomo yang merupakan mantan Bupati Sleman. Ia juga merupakan politisi dari PAN yang kemarin terlibat juga untuk pemenangan calon Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo-Sukamto.
Setelah pemanggilannya dan pemeriksaan, Kejari Sleman selanjutnya akan memanggil Raudi Akmal untuk pemeriksaan.
Untuk diketahui, dana hibah tersebut awalnya dibagikan untuk 53 desa wisata di Sleman. Meski begitu dalam penerapannya, justru pembagiannya diberikan ke 244 kelompok masyarakat. Terdapat 191 kelompok masyarakat yang ikut menerima padahal belum berkegiatan dan menyalurkan PAD untuk Sleman.
Berita Terkait
-
Usai Sri Purnomo, Raudi Akmal Besok Pagi Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Mantan Bupati Sleman Jalani Pemeriksaan di Kejari Terkait Perkara Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata 2020
-
Nyoblos Bareng Keluarga, Kustini Sri Purnomo Optimis Menang Pilkada Sleman 2024
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup