Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 12 Desember 2024 | 12:11 WIB
Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan dirinya sembuh dari Covid-19 saat sesi jumpa pers di Pendopo Parasamya Kantor Setda Kabupaten Sleman, Rabu (3/2/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Bahkan Triskie Narendra diketahui dimutasi ke Kejari Kota Madiun di mana kelanjutan kasus dana hibah pariwisata ini makin mengambang.

Kejati DIY Sebut Satu Politisi di Sleman Diperiksa

Dugaan korupsi dana hibah pariwisata ini juga disorot oleh Kejati DIY. Melalui Kepala Kejati DIY, Ahelya Abustam pihaknya sudah memeriksa dari pihak Kementerian Pariwisata pada 9 Desember 2024 kemarin.

Ahelya menerangkan pengusutan kasus ini memang lambat, pasalnya dari Kejaksaan Agung RI meminta mereka untuk menunda pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat dalam Pilkada. Ahelya juga mengaku ada satu orang politisi di Sleman yang akan diperiksa untuk melanjutkan kasus ini.

Nama tersebut akhirnya mengarah kepada Sri Purnomo yang merupakan mantan Bupati Sleman. Ia juga merupakan politisi dari PAN yang kemarin terlibat juga untuk pemenangan calon Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo-Sukamto.

Setelah pemanggilannya dan pemeriksaan, Kejari Sleman selanjutnya akan memanggil Raudi Akmal untuk pemeriksaan.

Untuk diketahui, dana hibah tersebut awalnya dibagikan untuk 53 desa wisata di Sleman. Meski begitu dalam penerapannya, justru pembagiannya diberikan ke 244 kelompok masyarakat. Terdapat 191 kelompok masyarakat yang ikut menerima padahal belum berkegiatan dan menyalurkan PAD untuk Sleman.

Load More