Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Rabu, 02 April 2025 | 14:24 WIB
Megawati Soekarnoputri dan Didit (instagram)

SuaraJogja.id -  Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mendukung serangkaian inisiatif pertemuan yang dilakukan oleh Didit Hediprasetyo, putra Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, inisiatif Didit untuk bertemu tokoh-tokoh bangsa, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meneduhkan dinamika politik di momentum yang tepat.

"Inisiatif Mas Didit bertemu Bu Mega menunjukkan bahwa di atas perbedaan dan dinamika politik, pada akhirnya yang menyatukan semua adalah Merah Putih. Momentumnya juga tepat di hari Lebaran untuk meneduhkan dinamika politik sekaligus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan," kata Eddy.

Secara khusus, ia juga mendukung komitmen Presiden Prabowo untuk merangkul berbagai komponen bangsa dalam usaha mencapai target pembangunan, khususnya pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Baca Juga: Belum Dapat Instruksi ke Akmil Magelang, Sejumlah Kepala Daerah Kader PDIP Bertahan di Jogja

"Jadi, bukan soal koalisi atau oposisi, tetapi bentuk saling mendukung dalam kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan on the track untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan," ujarnya.

Eddy juga mengapresiasi Didit yang bisa diterima oleh semua pihak sebagai representasi yang melampaui perbedaan-perbedaan politik.

"Kalau situasi politiknya stabil, demokrasi berkualitas dan pertumbuhan ekonomi terus naik maka pada akhirnya rakyat yang diuntungkan dengan kesejahteraan yang semoga terus meningkat," ucap Eddy.

Berkoalisi dengan Pemerintahan Prabowo

Sebelum mencuat kabar Didit bersilaturahmi ke kediaman Megawati, mencuat kabar riuh rendah tentang sinyal PDIP yang akan segera masuk dalam koalisi pemerintahan Prabowo. Dikabarkan Megawati bakal bertemu dengan Prabowo sebagai pertandanya.

Baca Juga: PDIP Minta Kepala Daerah Tunda Hadiri Retreat di Magelang, Analis: Berpotensi Picu Konflik Internal

Adalah Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah. Ia menyebut nama Bung Karno menjadi faktor akan pertemuan dua elite tokoh tersebut. Dia mengakui, rencana pertemuan Megawati-Prabowo sejatinya sudah lama digagas.

Load More