SuaraJogja.id - Meski isu turunnya jumlah wisatawan mengemuka, nampaknya Yogyakarta masih jadi destinasi favorit untuk berwisata selama libur Lebaran 2025. Tercatat sekitar 110.615 wisatawan dan pemudik masuk ke kota ini menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA) Bandara selama masa angkutan Lebaran pada periode 21 Maret hingga 2 April 2025.
"Jumlah penumpang tertinggi yang menggunakan KA Bandara di Yogyakarta pada tanggal 28 maret [2025] dengan total 10.460 penumpang," papar Manager Komunikasi KAI Bandara, Ayep Hanapi di Yogyakarta, Kamis (03/4/2025).
Menurut Ayep, rata-rata harian jumlah penumpang yang menggunakan KA Bandara di Yogyakarta bahkan mencapai 8.500 penumpang selama masa angkutan Lebaran. Tingginya pergerakan wisatawan dan pemudik ini pun akhirnya membuat KAI Bandara di Yogyakarta mengoperasikan 50 perjalanan KA perhari.
Jumlah ini terdiri atas 24 perjalanan KA YIA Reguler dengan tiket seharga Rp 20.000 per orang. Selain itu 26 perjalanan YIA Xpress dengan harga tiket Rp 50.000 per orang.
"Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api menuju dan dari YIA selama periode libur Lebaran," jelasnya.
Ayep menambahkan, pada angkutan lebaran 2025 ini, KA Bandara menargetkan penumpang sebanyak 414.518 orang. Jumlah penumpang diperkirakan terus bertambah hingga arus mudik pada 11 April 2025 mendatang.
Peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama libur lebaran tahun 2025 terjadi karena adanya integrasi antarmoda transportasi udara maupun darat. Sehingga mobilitas penumpang dari Bandara dan menuju Bandara YIA bisa lebih lancar dan tidak mengalami kemacetan di titik-titik rawan.
Karenanya untuk memastikan pemudik dan wisatawan bisa mendapatkan tiket yang seringkali terjual habis, penumpang dihimbau untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal. Hal ini penting guna memastikan ketersediaan tempat duduk.
Penumpang juga diingatkan untuk memilih jadwal keberangkatan KA Bandara dengan waktu yang cukup sebelum penerbangan. Yakni minimal 2 jam sebelum keberangkatan penerbangan domestik dan 3 jam sebelum keberangkatan penerbangan Internasional.
Baca Juga: H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
"Selama periode angkutan lebaran, penumpang diharapkan menikmati perjalanan yang aman dan nyaman," imbuhnya.
Sebelumnya, jumlah pemudik yang masuk dan keluar di Daop 6 Yogyakarta pada H-1 Lebaran 2025 semakin membludak. Tercatat sebanyak 21.092 pemudik masuk ke Stasiun di Daop 6 Yogyakarta pada Minggu (30/3/2025).
Sebaliknya 17.454 pemudik diberangkat dari Stasiun di Daop 6 Yogyakarta menggunakan sejumlah Kereta Api (KA) Jarak Jauh ke sejumlah wilayah. Sebanyak 360.019 tiket mudik untuk masuk dan keluar Yogyakarta sudah terjual habis.
Beragam pilihan KA pun dijejali pemudik untuk bisa masuk ke Yogyakarta dengan tingginya permintaan tiket perjalanan. Diantaranya KA Java Priority yang juga jadi pilihan pemudik untuk pulang kampung sampai ke Stasiun Yogyakarta.
KA ini selama libur angkutan Lebaran memperluas rute perjalanan sampai ke Stasiun Yogyakarta. Sebab Yogyakarta menjadi satu destinasi angkutan lebaran favorit bagi pemudik dan wisatawan.
"KA Java Priority menyediakan 9.200 tiket semasa angkutan lebaran 2025 mulai tanggal 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025," papar Vice President Corporate Secretary KAI Wisata Agung Wahyu.
Berita Terkait
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha