"Apakah memang bisa disalurkan ke suatu lembaga atau apa, nah kita akan melihat itu dulu. Kita harus kolaborasi intensif dengan beberapa [pihak] yang mungkin bisa menampung yang terdampak di Abu Bakar Ali. Jadi kami berharap nanti teman-teman pedagang, jukir, itu juga mempunyai kebijaksanaan dalam diri bahwa saya tetap akan bisa bekerja," imbuhnya.
Sebelumnya Pengelola TKP ABA, Doni Ruliyanto, menjelaskan, total pedagang di TKP ABA sejumlah 230 pedagang. Sedangkan juru parkir dan petugas kebersihan total berjumlah ratusan orang.
"Untuk juru parkir di atas [lantai 2] terakhir didata ada 72 orang, dulu ada 90, tapi sekarang yang aktif 72. Di bawah parkir bus wisata itu total juru parkir sekuriti kebersihan ada 30," jelasnya.
Para juru parkir dan pedagang, lanjut Doni mengaku pasrah bila harus direlokasi.
Namun mereka berharap bisa direlokasi ke tempat yang baru dan representatif.
Terlebih mengungkapkan selama ini pedagang juga membayar retribusi ke Pemda DIY tiap tahunnya.
Sebelumnya pun mereka melakukan pembayaran retribusi ke Pemkot Jogja.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Parkir ABA bakal Dibongkar, Sultan Pertanyakan Munculnya Pedagang Tapi Jukir Harus Diberdayakan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Disebut Termahal Kedua di Indonesia, Menelusuri Akar Pahit Biaya Hidup di Jogja yang Meroket
-
Pengamat UMY: Posisi Raudi Akmal Sah secara Kelembagaan dalam Akses Informasi Hibah
-
Relawan BRI Peduli Lakukan Aksi Bersih-Bersih Sekolah untuk Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Gempa Guncang Sleman, Aktivitas di PN Sleman Sempat Terhenti
-
Akses Mudah dan Strategis, Ini Pilihan Penginapan Jogja Murah di Bawah 500 Ribu Dekat Malioboro