Beny yang menjabat Sekda sejak 2023 tersebut berharap penggantinya yang akan menjabat dalam waktu dekat tidak hanya fokus pada transisi struktural.
Namun juga pada beban strategis yang menuntut kapasitas kepemimpinan, keberanian membuat keputusan, dan kepekaan sosial yang tinggi.
Karenanya sekda baru nanti harus bisa menurunkan angka kemiskinan di DIY.
Hal ini penting mengingat DIY telah menetapkan target ambisius dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menurunkan angka kemiskinan menjadi di bawah 10 persen.
Apalagi hingga kini, angka kemiskinan masih berada di kisaran 10,4 persen. Angka ini termasuk kategori kemiskinan ekstrem di beberapa wilayah.
"Ini bukan sekadar target statistik, tapi soal keadilan sosial dan keberpihakan kebijakan," ungkapnya.
Tak hanya kemiskinan, lanjut Beny, kesenjangan pendapatan antarwilayah di DIY masih tinggi.
Wilayah seperti Gunung Kidul, Kulon Progo dan Bantul tertinggal dari Sleman dan Kota Yogyakarta.
Indeks ketimpangan mendekati 0,5 yang menunjukkan kondisi sangat timpang jika mengacu pada indeks Gini atau Williamson.
Baca Juga: 'Ora Tak Kasih Tahu Sekarang' Sekda DIY Bungkam Soal Jadwal Baru Pengosongan ABA
Masalah pemerataan pembangunan antara bagian utara dan selatan DIY juga masih menjadi tantangan klasik yang terus bergulir.
Ketidakseimbangan akses infrastruktur, investasi, dan sumber daya membuat pertumbuhan ekonomi tidak merata di DIY.
“Pembangunan Jogja jangan hanya berpusat di Sleman atau kota saja. Wilayah selatan harus ikut tumbuh,” tegas Benny.
Alih fungsi lahan nonpertanian, lanjut Beny juga masih jadi masalah karena berlangsung sangat cepat, terutama karena dampak hidrometeorologi.
Lahan-lahan yang tidak dilindungi menjadi rentan dikonversi, mengancam daya dukung lingkungan hidup DIY secara jangka panjang.
Yang tak kalah penting, gap generasi dalam manajemen kepegawaian di DIY juga perlu diperhatikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha
-
Bukan Sekadar Luka, Video Buktikan Anak-anak di Daycare Little Aresha Diikat Tanpa Baju