Kekhawatiran muncul bahwa negara dapat menyita aset seseorang hanya berdasarkan dugaan tanpa proses pembuktian di pengadilan.
Namun, di sisi lain, pemerintah dan sebagian besar anggota parlemen menilai bahwa RUU ini merupakan langkah penting dalam mempercepat pemulihan kerugian negara, khususnya dari kejahatan korupsi dan pencucian uang.
Sering kali, penegak hukum menemui hambatan saat hendak merampas aset hasil kejahatan karena pelaku menghilang, menyamarkan kepemilikan, atau meninggal sebelum ada putusan hukum.
Dengan disahkannya RUU Perampasan Aset, diharapkan muncul terobosan hukum yang memungkinkan negara bertindak lebih cepat dalam mengamankan aset ilegal.
Penundaan pembahasan RUU ini hingga selesainya revisi KUHAP dan KUHP dianggap sebagai langkah strategis untuk memastikan substansi aturan tersebut menjadi lebih solid dan tidak menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari.
Artikel di Suarajogja ini sudah lebih dulu terbit di Suara.com dengan judul: Dasco: RUU Perampasan Aset Segera Digeber Usai RUU KUHAP Selesai
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais