"Ya mengurangi makanan, minuman, dan apapun yang itu menggunakan komponen plastik, bungkusnya. Itu sudah dikerahkan sebenarnya," ungkapnya.
Selain itu Danang turut menyoroti penggunaan plastik di toko modern. Ia mengaku pelarangan sebenarnya sudah pernah dilakukan, namun masih ada tantangan dari masyarakat.
"Sangat bisa [minimarket tak sediakan plastik]. Dulu sebenarnya sudah ada pelarangan itu dan di toko modern juga banyak yang tidak menyediakan plastik tapi kadang masyarakat yang meminta, bahkan berbayar pun masyarakat kadang mau," cetusnya.
"Kendala ya tentu edukasi dan kesadaran masyarakat harus kita tingkatkan. Minimal dari rumah, kalau kita mengurangi plastik pasti semua elemen juga berkurang," pungkasnya.
Momentum Hentikan Polusi Plastik
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Ephipana Kristiyani menyatakan bahwa acara ini sebagai momentum meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan hidup.
"Guna menyelaraskan dengan tema yang diusung oleh Indonesia yaitu Hentikan Polusi Plastik, maka Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung seruan aksi nasional untuk mengakhiri polusi plastik dan mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah nasional," kata Ephipana.
Rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Sleman 2025 yakni pelaksanaan uji emisi gratis kendaraan bermotor roda empat pada 29 April 2025, evaluasi kampung hijau dan program kampung iklim tingkat Kabupaten Sleman pada 7 Mei hingga 12 Juni.
Kemudian ada program kali bersih di 34 komunitas sungai Sleman pada 20 April hingga 31 Agustus, serta melakukan aksi bersih lingkungan di sekolah dan masyarakat pada 1 sampai 5 Juni.
Baca Juga: Dulu Rekrut Anggota JAD, Kini Bantu Jahit Baju: Kisah Penebusan Dosa Seorang Mantan Napi Teroris
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK