"Tergantung pose dan keinginan wisatawan," jelasnya.
Salah satu wisatawan dari Jakarta, Ceci, mengaku datang bersama ibunya untuk mencoba jasa foto adat Jawa.
Dia ingin memiliki kenangan mengenakan pakaian tradisional di kawasan Malioboro.
"Mumpung di Malioboro, pengin nyoba foto pakai baju adat jawa, seperti yang viral di sosmed," ujarnya.
Sebagai informasi, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta memperkirakan sekitar 400.000 hingga 500.000 wisatawan yang akan mengunjungi Kota Yogyakarta selama libur sekolah yang berlangsung sejak 23 Juni hingga 12 Juli 2025.
Padatnya lalu lintas di Malioboro serta antrean wisatawan di titik-titik ikonik jadi gambaran tingginya animo masyarakat.
Fenomena ini membawa dampak positif, terutama bagi pelaku ekonomi kreatif dan usaha mikro seperti penyedia jasa foto, sewa pakaian adat, hingga UMKM sekitar.
Apalagi Wisata foto adat tidak hanya menawarkan pengalaman budaya, tetapi juga menjadi cara baru bagi wisatawan untuk mengabadikan momen liburan mereka dengan sentuhan lokal.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Titik Terang Nasib Juru Parkir Malioboro: Relokasi ke Menara Kopi, Gratis Dua Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK