SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung program pendampingan pembentukan koperasi merah putih di 75 kelurahan atau desa.
Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa (kopdes).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta pembuatan akta notaris koperasi.
"Anggaran tersebut bersumber dari APBD Murni dan akan ditambah pada APBD Perubahan untuk mendukung sertifikasi dan pelatihan lanjutan koperasi," jelasnya, dikutip dari Antara, Minggu (20/7/2025).
Menurut Prapta, dana pendampingan koperasi ini ditujukan untuk 75 kelurahan di Bantul, bukan untuk setiap desa secara individual.
Fokus utamanya adalah mempercepat pembentukan koperasi yang memiliki legalitas hukum sebagai lembaga ekonomi desa.
"Anggaran dari pemerintah daerah difokuskan pada pelatihan, pendampingan, serta pembiayaan akta notaris agar koperasi desa memiliki badan hukum yang sah," lanjutnya.
Hingga saat ini, seluruh kelurahan di Bantul telah memiliki koperasi desa, dengan jenis usaha yang disesuaikan dengan potensi ekonomi lokal.
Dari jumlah tersebut, dua koperasi sudah mulai beroperasi dan dijadikan sebagai model percontohan.
Baca Juga: Rekomendasi Analis: Koleksi BBRI Didukung Sentimen Koperasi Desa Merah Putih
Terkait permodalan, Prapta mengungkapkan bahwa dua koperasi tersebut berpotensi mendapat pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM) atau melalui bank-bank anggota Himbara, sambil menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari