SuaraJogja.id - Polisi menangkap motif dua pelaku baru pengerusakan mobil patroli Polsek Godean saat aksi solidaritas ojol pada Sabtu (5/7/2025) lalu.
Diketahui kini total sudah ada empat tersangka pengerusakan mobil yang ditahan.
Dua pelaku awal yang ditahan merupakan laki-laki berinisial BAP (18) seorang pelajar, warga Caturharjo, Sleman dan MTA (18), pelajar, warga Banguntapan, Bantul.
Dua tersangka itu ternyata juga bukan merupakan kurir resmi dari ShopeeFood.
Mereka diketahui memakai akun milik orang lain untuk beroperasi dan mereka juga tidak saling mengenal.
Sementara dua pelaku yang belum lama ditangkap yakni berinisial YP (35) diketahui bukan driver Shopee dan AM (21) yang memang merupakan driver Shopee.
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Wahyu Agha Ari Septyan mengungkap bahwa penangkapan dua pelaku baru itu dilakukan pada minggu lalu.
Mereka ditangkap usai teridentifikasi wajah dari CCTV dan kamera.
"Yang satu setelah kita identifikasi memang dia terdaftar sebagai driver Shopee, yang satunya bukan, cuma karena mereka ikut-ikut saja," kata Agha saat dikonfirmasi, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Update Kasus Pengerusakan Mobil Patroli Godean: Polisi Ungkap Identitas dan Peran 2 Tersangka Baru
Disampaikan Agha, dua tersangka yang belum lama ditangkap ini memang tidak saling kenal sama seperti dua pelaku sebelumnya.
Mereka disebut hanya ikut terlibat dalam aksi pengerusakan mobil polisi dalam aksi beberapa waktu lalu itu.
Agha bilang peran dua pelaku YP dan AM ini yakni memukul ke badan mobil polisi tersebut.
"Di mana peran kedua pelaku ini dia sempat terlihat di kamera itu mukul mobil polisi pakai kayu, pakai bambu panjang itu. Dia mukul ke badan mobil," ungkapnya.
"Sudah kita tetapkan tersangka dengan pasal yang sama. Di Polresta Sleman [ditahan]," imbuhnya.
Mengenai pelaku lain, Agha mengaku memang ada kesulitan terkait dengan identifikasi di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah