Namun ada beberapa kegiatan budaya yang masih ada peluang untuk tetap dijalankan hingga tahun depan.
"Untuk dana fisik ya diundur tahun depan. Tapi kalau aktivitas, ya jalan terus. Misalnya, mudah-mudahan ya, kegiatan budaya yang tahun ini tidak ada, bisa dimunculkan tahun depan. Coba kecil dulu," jelasnya.
Aris menyebut, pemangkasan danais dilakukan sebagai langkah mengantisipasi dampak fiskal lebih luas.
Menurut Aris, Danais yang selama ini menjadi pembeda DIY dalam konteks pembangunan saat ini justru mengalami tekanan anggaran yang signifikan.
Penyesuaian harus dilakukan secara menyeluruh pada berbagai sektor, meskipun beberapa program nonfisik tetap dijalankan.
Namun seberapa besar pemangkasan yang dilakukan, Aris tidak menyebut angka pasti.
"Kalau persentasenya saya enggak berani ngomong. Semua komponen kita kurangi, walaupun intinya kita berharap tidak menjadi bagian yang terkurangi," tandasnya.
Sementara Kasubid Anggaran Belanja Pemerintahan Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Jumiyati mengungkapkan meski ada efisiensi anggaran, kebijakan itu tidak akam berpengaruh pada capaian kinerja.
"Strategi yang dilakukan dengan penyesuaian belanja tapi tidak pengaruh targetnya," imbuhnya.
Baca Juga: DIY Hadapi Dilema Sampah: Penertiban Pengelola Swasta vs Tumpukan Menggunung di Depo
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Bank Mandiri Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Inovatif
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Pantau Keuangan dan Payroll Perusahaan
-
Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan
-
Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo
-
Bikin Momen Bareng Sahabat Makin Hemat, Intip Promo Spesial BRI