SuaraJogja.id - Pemda DIY harus gigit jari. Pemerintahan Prabowo Subianto melalui Kementerian Keuangan (kemenkeu) berencana mengurangi transfer dana ke daerah, termasuk dana otonomi khusus pada 2026 mendatang.
Salah satu dampaknya, dana keistimewaan (danais) yang selama ini didapat Pemda DIY pun bakal berkurang karena alasan efisiensi anggaran.
Tak main-main, dikabarkan jumlah danais yang didapat DIY akan dipangkas sekitar Rp500 Miliar tahun depan. Jumlah itu turun 50 persen dari danais 2025 sebesar Rp1 Triliun.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pun buka suara terkait rencana tersebut.
Meski berat, Sultan bersikap legawa atau pasrah akan kebijakan pemerintah pusat.
"Ya rapopo potong [ya tidak apa-apa dipotong], penghematan semua kena kan," papar Sultan dikutip Kamis (21/8/2025).
Menurut Sultan, pemangkasan anggaran merupakan bagian dari upaya efisiensi nasional yang mau tidak mau juga berdampak ke daerah.
Walaupu signfiikan, Sultan memastikan program-program keistimewaan tetap akan berjalan.
Namun cakupan dan skala program-program tersebut akan lebih kecil dari sebelumnya.
Baca Juga: Gagasan Sekolah Rakyat Prabowo Dikritik, Akademisi: Berisiko Ciptakan Kasta Pendidikan Baru
Apalagi tahun ini danais juga sudah dipangkas lebih dari Rp 400 Miliar dari sebelumnya sebesar Rp 1,5 Triliun.
Padahal selama ini danais menjadi penopang utama berbagai program keistimewaan.
Di antaranya pelestarian budaya, penataan tata ruang, penguatan kelembagaan, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).
"Loh iya ya [program dari danais] tetap sampai kabupaten, kota akan sampai. Tetap programnya tetap jalan, hanya lebih kecil gitu saja, prioritas saja," ungkapnya.
Secara terpisah anggota Komisi D DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Fajar Gegana, mengungkapkan dirinya mendapatkan informasi dari anggota partai politik (parpol) yang mengikuti rapat bersama Kemenkeu.
Pemangkasan hingga 50 persen dinilai terlalu drastis. Informasi tersebut, katanya, sudah disampaikan Kementerian Keuangan dalam rapat bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
-
'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh
-
BRI Peduli Perkuat Infrastruktur Desa di Cianjur, Jembatan Gantung Bantu Mobilitas 7.000 Warga
-
Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan