- Polemik pendidikan terakhir Gibran Rakabuming menjadi polemik panjang
- KPU dituding ikut berperan dalam dugaan penggantian riwayat pendidikan Gibran
- Dampaknya akan berpengaruh saat Gibran maju dalam Pilpres 2029
Menanggapi tudingan tersebut, Anggota KPU, Idham Holik, angkat bicara.
Idham berjanji pihaknya akan mendalami klaim Subhan Palal terkait perubahan isian di bagian "Pendidikan Terakhir" pada profil cawapres di website info pemilu KPU.
Namun, Idham dengan tegas membantah adanya pergantian atau perubahan data riwayat pendidikan Gibran oleh KPU.
Ia menegaskan bahwa data yang ada saat ini sama dengan data yang disampaikan Gibran saat tahapan pendaftaran capres dan cawapres pada Oktober 2023 lalu.
"Tidak ada pergantian atau perubahan daftar riwayat pendidikan calon presiden dan calon wakil presiden Pilpres 2024 sejak tahapan pencalonan di akhir Oktober 2023 sampai hari ini," ujar Idham, dikutip Selasa (23/9/2025).
"Skandal Besar" Menurut Jeirry Sumampow
Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jeirry Sumampow, menyatakan bahwa dugaan perubahan data di situs resmi KPU ini merupakan persoalan serius.
"Menurut saya, perubahan data apapun di situs resmi KPU, apalagi menyangkut calon presiden atau wakil presiden, bukan perkara sepele," kata Jeirry.
Ia bahkan menyebutnya sebagai "skandal besar," mengingat melibatkan nama Wakil Presiden yang sedang menjabat.
Baca Juga: Wapres Kagum saat PSM UAJY 'Ngamen' di Alun-Alun Selatan Jogja, Personel Dapat Dukungan Tak Terduga
Menurut Subhan Palal, ia baru menyadari perubahan data ini pada Jumat, 19 September 2025.
Dampak pada Proses Hukum dan Sorotan Politik Gibran
Dalam persidangan, keberatan Subhan Palal terkait perubahan data di situs KPU tidak langsung ditanggapi oleh pihak KPU maupun pengacara Gibran.
Majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan persidangan ke tahap mediasi.
Meskipun demikian, isu ini tetap menjadi perhatian utama, khususnya karena riwayat pendidikan SMA Gibran yang disebut dilaksanakan di Singapura dan Australia masih menjadi bagian dari pokok gugatan Subhan.
Polemik pendidikan Gibran ini menambah daftar panjang sorotan tajam masyarakat terhadap perjalanan politiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!
-
Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis
-
Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara
-
Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob
-
Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung