- Penangkapan aktivis Paul membuat sejumlah mahasiswa geram
- UII ikut mengecam tindakan aparat dan meminta aktivis segera dibebaskan
- Kasus penangkapan yang terjadi saat ini dinilai sebagai kemunduran demokrasi
"Kita ingin menghidupkan hati nurani, ingin mengingatkan kepada negara agar hukum ditegakkan sebaik-baiknya, keadilan ditegakkan seadil-adilnya," ucap Rohidin.
Rohidin menyesalkan kondisi hukum Indonesia yang kian memprihatinkan, di mana sejumlah aktivis yang memperjuangkan kebenaran justru ditangkap dan diinterogasi tanpa pendampingan hukum yang layak.
Dalam orasinya, Rohidin turut menyinggung sosok Muhammad Fakhrurrozi alias Paul, mahasiswa UII angkatan 2016-2017, yang dikenal sebagai aktivis dengan daya kritis dan nalar sehat.
Ia menyebut Paul sebagai mahasiswa yang berani berpikir tajam tanpa tendensi, dan justru menjadi korban pembungkaman.
"Paul adalah seorang aktivis yang luar biasa, daya kritisnya melampaui teman-teman, daya baca sangat luar biasa. Paul memiliki akal sehat dan tidak mungkin memicu orang berbuat jahat. Kalau dia menggerakkan orang untuk bersuara, itu hak konstitusional. Justru yang membungkam itu yang jahat," ujarnya.
Rohidin menegaskan bahwa menyuarakan demokrasi, keadilan, dan kebenaran merupakan hak konstitusional setiap warga negara.
Sebaliknya, tindakan melarang atau membungkam ekspresi publik adalah bentuk kejahatan terhadap demokrasi.
"Oleh sebab itu saya memohon kepada para penegak hukum di level manapun, bebaskan Paul, tegakkan proses hukum, tegakkan keadilan, bebaskan tahanan politik, hentikan perburuan aktivis," seru Rohidin.
Baca Juga: Rektor UII Pasang Badan: Jamin Penangguhan Penahanan Aktivis Paul yang Ditangkap di Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh