- Kasus penipuan kendaraan mobil terjadi di Sleman
- Pelaku memiliki surat-surat lengkap dari mobil yang ditukartambah
- Para pelaku bahkan residivis kasus serupa
RGS membantu menjual hasil tukar tambah, sementara AWR menyediakan dana serta membuat dokumen palsu.
"AWR ini yang membuatkan surat-surat palsu kendaraan. Keempatnya juga residivis kasus serupa, penggelapan dan penipuan, pernah diproses hukum di wilayah Jawa Tengah," tuturnya.
Adapun modus para pelaku menyewa mobil dari berbagai daerah menggunakan identitas palsu.
Tak hanya itu, para pelaku membuat dokumen palsu di Jawa Tengah, lalu menjualnya lewat skema tukar tambah.
Setelah transaksi berhasil, para pelaku segera mengganti nomor ponsel agar tak bisa dilacak.
"Untuk menghilangkan jejak, para pelaku sering ganti nomor handphone maupun simcard sehingga korban kesulitan untuk menghubungi dan mencari keberadaan para pelaku. Sehingga kalau sudah selesai langsung dibuang," ungkapnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita dua mobil, sejumlah dokumen, dan bukti transfer senilai Rp210 juta.
Atas kasus ini, para pelaku dijerat Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
"Saat ini kami masih mengembangkan penyelidikan terkait jaringan pembuat dokumen palsu di kasus ini," pungkasnya.
Baca Juga: Guru dan Siswa SMPN 2 Mlati Pulih Usai Keracunan MBG, Program Dihentikan Sementara
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval