- Pemkot Yogyakarta memprioritaskan program bedah rumah untuk meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu.
- Hingga November 2025, 67 rumah tidak layak huni telah direnovasi, dengan target mencapai 100 unit.
- Program kolaboratif ini melibatkan berbagai lembaga dan pelaku usaha demi pembangunan sosial yang cepat.
SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hunian warga. Termasuk melalui program bedah rumah yang masih akan digencarkan.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa program bedah rumah terus menjadi prioritas Pemkot Yogyakarta.
Tercatat setidaknya hingga November 2025, sudah ada 67 rumah tidak layak huni (RTLH) yang berhasil direnovasi melalui skema kolaboratif.
Hasto menargetkan hingga akhir tahun 2025 ini jumlah RTLH yang direnovasi dapat mencapai 100 rumah.
"Kami ingin memastikan seluruh warga Yogya tinggal di rumah yang aman dan layak. Target 100 RTLH tahun ini insyaallah bisa tercapai dengan dukungan semua pihak," kata Hasto, dikutip, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya pembangunan inklusif Pemkot Yogyakarta. Fokusnya yakni pada tata kota humanis dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama keluarga kurang mampu.
Pihaknya menilai bahwa program bedah rumah tidak hanya soal renovasi fisik. Lebih dari itu sekaligus membangun solidaritas antarmasyarakat.
Hasto menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi para lembaga yang terlibat. Dia bilang, kebersamaan menjadi modal penting dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Kota Yogyakarta.
"Dukungan lembaga seperti KORPRI, perangkat wilayah, dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pembangunan sosial dapat berjalan lebih efektif melalui gotong royong," tuturnya.
Baca Juga: 4 Link DANA Kaget Spesial, Raih Saldo Gratis Rp149 Ribu, Bikin Harimu Makin Semangat!
Ia berharap program ini terus berkesinambungan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat maupun sektor swasta untuk terus membantu sesama.
Ditegaskan Hasto, keterlibatan dunia usaha dalam program sosial seperti ini sangat membantu percepatan pembangunan di tingkat masyarakat.
"Semakin banyak pihak terlibat, semakin cepat pula kita dapat mengentaskan RTLH di Kota Yogya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026