- Pemkot Yogyakarta melelang 62 kendaraan dinas berbagai jenis pada 2025 untuk penghapusan aset.
- Lelang dibagi 4 paket dengan jadwal berbeda, dilakukan online melalui open bidding di lelang.go.id.
- Harga limit bervariasi, peserta wajib setor jaminan, objek dijual apa adanya tanpa komplain.
SuaraJogja.id - Sebanyak 62 kendaraan operasional dinas milik Pemerintah Kota Yogyakarta dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta pada tahun 2025.
Berbagai kendaraan dinas mulai dari sepeda motor, kendaraan bermotor roda tiga, mobil dan truk itu berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Yogyakarta.
Lelang kendaraan dinas ini bertujuan untuk menghapus aset barang Pemkot Yogyakarta yang sudah tidak digunakan.
Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Tatik Wahyuningsih, mengatakan lelang kendaraan dinas operasional Pemkot Yogyakarta tahun 2025 ini dibagi dalam 4 paket.
BPKAD Kota Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan KPKNL Yogyakarta untuk penetapan jadwal lelang tiap paket. Lelang kendaraan paket I dan III sudah dibuka mulai 24 November-8 Desember 2025. Sedangkan lelang kendaraan dinas paket II dan IV dibuka pada 1-8 Desember 2025.
"Ada empat paket lelang kendaraan dinas tahun ini. Lelang kendaraan paket satu dan tiga sudah dibuka paket dua dan empat dibuka terhitung mulai tanggal 1-8 Desember," kata Tatik, Minggu (30/11/2025).
Adapun daftar kendaraan dinas yang dilelang tahun ini antara lain, sepeda motor bebek, motor gl, motor king, mobil, mobil ambulans, truk sampah, dan kendaraan bermotor roda tiga Viar.
Lelang kendaraan dinas paket I sebanyak 15 kendaraan dinas terdiri dari 11 sepeda motor, 3 mobil dan satu truk. Lelang kendaraan dinas paket III sebanyak 14 kendaraan dinas terdiri dari 11 sepeda motor, 1 mobil dan 2 truk.
Sedangkan lelang kendaraan dinas paket II ada 15 kendaraan dinas terdiri dari 11 sepeda motor, 3 mobil dan satu truk.
Baca Juga: Viral! Makan Bareng Satu Kampung Gegara Lolos PPPK di Gunungkidul, Publik Auto Heboh
Lelang kendaraan paket IV total ada 18 kendaraan dinas terdiri dari 9 sepeda motor dan 9 kendaraan roda tiga Viar dalam satu paket.
Tatik bilang lelang kendaraan dinas Pemkot Yogyakarta tahun 2025 untuk harga limit terendah Rp 340 ribu berupa sepeda motor honda GLM 4 perolehan tahun 1991. Untuk lelang kendaraan dinas harga limit tertinggi Rp 78,8 juta berupa truk Isuzu NKR 71 E2-2.
Disampaikan Tatik, lelang dilakukan secara online di https://lelang.go.id/
Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis melalui internet pada aplikasi lelang dengan penawaran secara terbuka (open bidding).
Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan lelang sebesar nominal yang disyaratkan. Penawaran lelang dimulai paling sedikit sama dengan nilai limit dan penawaran dapat dikirimkan berkali-kali.
"Uang jaminan peserta lelang yang tidak dinyatakan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan lagi peserta lelang," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah
-
Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis
-
Duh! 9.216 Keluarga di Bantul Kehilangan Bansos karena Terindikasi Judol
-
Kematian Bambang hingga Ricuh di Simpang Gramedia, Pakar: Jangan Biarkan Ormas Jadi Polisi Jalanan
-
Gagal Amankan Aksi di Simpang Empat Gramedia, JPW Kecam Pembiaran Bentrokan dan Keterlibatan Ormas