- Trah Sri Sultan Hamengkubuwono II mendesak Pemerintah Inggris mengembalikan aset triliunan rupiah yang dirampas saat peristiwa Geger Sepehi tahun 1812.
- Aset utama yang dituntut meliputi 7.500 manuskrip bersejarah dan ribuan keping emas serta perak bernilai sangat tinggi.
- Keluarga mengancam menempuh jalur hukum internasional jika restitusi fisik penuh atas aset budaya tersebut diabaikan Inggris.
- Wayang: Wayang Kulit Ganesha, Wayang Kulit Arjuna, Wayang Kayu Rama, dan Wayang Kulit Dewa-Dewa.
- Lainnya: Patung dewa-dewa Hindu-Buddha, peralatan makan dari perak (piring, gelas, vas), serta berbagai karya lukisan dan ukiran.
Sejumlah aset yang dijarah Inggris dan masih berada di sana, kata Fajar, telah diakui. Termasuk dengan mengembalikan 75 dan 120 manuskrip digital ke kepada Keraton Yogyakarta, serta 500 manuskrip kepada Trah Sultan HB II.
Aset-aset tersebut saat ini tersebar di berbagai lokasi di Inggris, termasuk British Museum, British Library, Victoria and Albert Museum, Tower of London, dan Bank of England.
"Lokasi Penyimpanan sebagian besar benda-benda ini dibawa ke Inggris dan menjadi koleksi pribadi para perwira Inggris atau diserahkan ke institusi seperti British Museum dan Victoria and Albert Museum," ucapnya.
Dalam hal ini Keluarga besar Sultan HB II turut mendesak agar penjarahan aset pada peristiwa Geger Sepehi 1812 diklasifikasikan sebagai kejahatan kemanusiaan dan penjarahan budaya yang tidak mengenal batas kedaluwarsa.
Fajar menegaskan bahwa aset tersebut adalah identitas bangsa dan kekayaan intelektual keraton yang wajib dipulangkan ke tanah air.
Tidak main-main, Trah HB II menyatakan kesiapannya untuk menyeret kasus penjarahan ini ke ranah hukum internasional. Langkah ini diambil guna menuntut restitusi dan pengakuan hukum atas tindakan ilegal yang dilakukan Inggris di masa lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM