- Pembacokan fatal terjadi di Argomulyo, Bantul pada Rabu (25/2/2026) dini hari, menewaskan korban TYR saat tidur.
- Serangan dilakukan dua terduga pelaku bersenjata parang; istri korban terluka saat menangkis serangan di dalam rumah.
- Penyelidikan polisi menyatakan ini murni pembunuhan karena tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian.
SuaraJogja.id - Peristiwa pembacokan yang menewaskan seorang pria terjadi di kawasan Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Rabu (25/2/2026) pagi.
Korban berinisial TYR (36) tewas setelah diserang menggunakan parang saat sedang tidur di rumahnya sendiri. Aksi kekerasan itu berlangsung ketika korban berada di ruang tengah bersama istri dan anaknya yang masih kecil.
Kepolisian Resor Bantul kini masih melakukan penyelidikan mendalam. Polisi menyebut terduga pelaku berjumlah dua orang. Berikut sejumlah fakta yang telah dihimpun.
1. Terjadi Saat Subuh di Dalam Rumah
Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu korban sedang tidur berdampingan dengan istrinya, RPS (34), dan anak mereka yang berusia lima tahun di ruang tengah rumah.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika RPS mendengar pintu belakang rumah terbuka. Tidak lama kemudian, seorang pria yang mengenakan penutup muka masuk ke dalam rumah.
Pelaku langsung mengayunkan parang ke arah korban yang masih dalam kondisi tertidur.
2. Serangan Dilakukan Secara Brutal
Serangan terjadi sangat cepat. Korban yang sedang tidur tidak sempat melakukan perlawanan berarti.
Baca Juga: Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban
Menurut hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka sayatan di wajah sepanjang sekitar 10 sentimeter. Selain itu terdapat luka sayatan dari bagian perut hingga paha sepanjang 20 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih 10 sentimeter.
Luka serius tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
3. Istri Korban Sempat Menangkis Parang
Dalam kondisi panik, RPS berusaha melindungi suaminya dengan menangkis ayunan parang pelaku. Namun upaya tersebut membuatnya ikut mengalami luka.
Tiga jari tengah RPS mengalami luka robek akibat terkena senjata tajam saat mencoba menghalau serangan.
Meski sudah ditangkis, ayunan parang tetap mengenai wajah dan tubuh korban hingga berakibat fatal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar